Mbah Soeloyo,
Terus terang, insinuasi Anda sangat menyakitkan bagi saya sebagai seorang
muslim. Dengan menyebut 'Hasil Tabligh Akbar' (meski ini 'hanya' pertanyaan)
Anda sedang menyerang salah satu metoda dakwah Islam. Lepas dari kontroversi
benar atau salah (secara faktual) pernyataan tidak langsung itu, yg Anda
lakukan adalah penghinaan terhadap agama, dan bagaimana pun tindakan seperti
ini tidak dapat dibenarkan. Saya tidak melihat apa kontribusi dari
pernyataan Anda bagi perbaikan keadaan yg sudah genting antar umat beragama
ini.
Lebih jauh dari 'sekedar' masalah insinuasi berbau penghinaan, dari sudut
logika dasar, insinuasi ini adalah contoh kesalahan berpikir 'Bila
sesudahnya, maka karenanya.' Hanya karena kejadian A mendahului kejadian B,
maka dg gampang Anda menyimpulkan bahwa A adalah penyebab terjadinya B.
Kesalahan berpikir spt ini biasanya dilakukan anak kecil atau masyarakat
primitif, misalnya ketika setelah gerhana terjadi gempa bumi, maka mereka
simpulkan bahwa gerhana itulah penyebab gempa bumi.
Dalam kasus ini, Anda mengabaikan komplikasi psikologi massa yg sudah
menggumpal jauh hari sebelumnya. Dgn berita2 dan tanggapan2 yg cenderung
meremehkan pembantaian di Maluku, rasa keadilan kaum muslim benar2 memang
sungguh sedang terinjak-injak, sumpek, gampang meledak. Bila situasi
psikologis massa sudah seperti ini, tidak perlu ada tabligh akbar, kejadian
kecil seperti pertengkaran antar tetangga (berbeda agama) pun (misalnya)
bisa memicu kerusuhan seperti itu.
Ringkasnya, mestinya lebih adil untuk mengatakan 'Kerusuhan itu disebabkan
oleh komplikasi psikologi massa berkaitan dengan pembantaian di Maluku dan
rasa solidaritas antar sesama ummat yang salah sasaran.'
Anda sudah cukup dewasa dan terdidik untuk tidak melakukan oversimplifikasi.
Mestinya.
Salam,
Ferli
-----Original Message-----
From: mBah Soeloyo [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Tuesday, January 18, 2000 6:12 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [Kuli Tinta] HASIL TABLIGH AKBAR?
membaca berita suaramerdeka (koran kebanggaan lho)
rasanya tak ada lagi penilaian, komentar atau analisis apapun
atas kejadian kerusuhan di MATARAM (pulau lombok) ini.
suatu pulau NTB yang mayoritas penduduknya Islam.
melihat konotasi kejadiannya yang setelah tabligh akbar,
dapatlah anda simpulkan sendiri. massa memakar dan merusak
rumah ibadah suatu agama (tanpa disebutpun sudah tahu,
karena dihubungkan dengan MALUKU UTARA).
bagaimana ini, setelah TABLIGH AKBAR malah MEMBAKAR?
bukalah di:
http://www.suaramerdeka.com/harian/0001/18/nas13.htm
-=== FREE Handphone @ http://www.indoglobal.com/dedicated.php3 ===-
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!