On Wed, 2 Feb 2000, Martin Manurung wrote:
> 
> > On Mon, 31 Jan 2000, Martin Manurung wrote:
> >
> > > Saya tidak bilang _menunggu_ dengan belajar! Saya katakan, MULUTNYA
> DIAM,
> > > nggak usah ngomong yang bikin ribut karena dirinya sendiri sebenarnya
> nggak
> > > ngerti. MULUTNYA DIAM, tapi bantu lah korban kemanusiaan. Membantu
> korban
> > > kemanusiaan kan bukan dengan mulut?
> >
> > > Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
> >
> > WAM:
> > Tidak.
> > Selama orang Islam masih dibunuhi dengan keji oleh orang Kristen, saya
> > TIDAK AKAN DIAM.
> 
> MM:
> Kalau sebaliknya bakalan ngomong nggak?

WAM:
Sama jawabannya.
Kalau yang dibunuhi orang Kristen, apa ya mau bungkam?

> Dengan cara apapun saya akan teriak. Kalau perlu, saya
> > kasih tahu semua rekan bule saya. Biar tahu kebusukan segolongan
> > orang-orang di negara saya. Soal membantu, ya saya membantu. But I am not
> > going to keep silent. Bayangkan kalau kemarin tidak ada Tabligh sejuta
> > ummat di Monas. Apa ya masih ada yang peduli kalau di Maluku terjadi
> > pembantaian?


-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke