Minggu lalu, agak tidak percaya saya membaca berita bahwa Hendardi,
pimpinan PBHI menertawakan upaya tim pembela Suharto mengadukan ke Komisi
HAM internasional. Juga beberapa pengacara yang diberitakan menganggap
upaya itu dagelan. Benar-benar tidak percaya rasanya, Hendardi
_menertawakan_ upaya itu. Apakah Hendardi, tokoh yang selama ini mengaku
memperjuangkan HAM, sudah berbalik menjadi biadab?

Adalah hak semua orang, dan saya yakin itu juga sering diomongkan Hendardi
dkk, untuk mempertahankan HAMnya. Seorang maling sekalipun juga harus
dihargainya HAMnya. Jika tidak, akan boleh saja orang yang didakwa sebagai
maling untuk diperlakukan dengan semena-mena. Termasuk digebuki dan
dibakar di jalanan seperti yang belakangan sering terjadi. 

Jika Hendardi _menertawakan_ upaya pembela Suharto ke komisi HAM
internasinal, apakah Hendardi juga menertawakan para Gerwani dan anggota
PKI yang menggugat perlakuan terhadap mereka? Siapa yang bisa mengatakan
bahwa para anggota PKI itu di masa kejayaannya tidak biadab? Dengan logika
Hendardi, mestinya para Gerwani dan anggota PKI yang sekarang menuntut HAM
mereka juga tidak perlu digubris. Tidak perlu pula pemerintah mengampuni
anggota PKI.

Saya benar-benar dibuat heran terhadap komentar Hendardi. Apakah selama
ini dia sebenarnya tidak sedang memperjuangkan HAM? Apakah seorang Suharto
dianggap tidak perlu diperhitungkan HAMnya?







->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke