mas katon, maaf nyerobot jatah mbah gigih (menurut WAM). aku jadi ingat pelajaran bahasa indonesia SMP-ndeso nih. tentang dua kata yang mirip dan sering rancu. kata pak guru 2 kata itu pungutan dari bahasa ngeropah: 1. kritis 2. krisis yang satu menyangkut sikap "maido" menyangsikan sesuatu, karena merasa diri lebih mengetahui dan mampu memberikan jawaban. yang kedua adalah suasana keterancaman. lha rancunya orang sering menyebut... "wah kecelakaan bus malam itu, ada korban kritis 4 orang..." jadi apa mungkin maksud mbah gigih, orang-orang kritis itu adalah yang rancu pengertiannya dengan krisis? hahaa mungkin saja lho.... sedang pada krisis eh kritis kedudukan atau apa gitu.... terus banyak ngomyang kayak senAYAN yang juga sedang krisis.. eh kritis hak-hak-nya, dibanding kewajibannya. soeL ----- ----- Original Message ----- From: "Sukaton _" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Friday, July 14, 2000 5:54 PM Subject: RE: [Kuli Tinta] Re: [nawala wajaseta] Re: [Kuli Tinta] Kritis kok ditangkepi Punten mang Gigih, mungkin headlinemu yang bikin orang salah persepsi duluan. Sebelum ngomong ngalor-ngidul gak keruan saya mau tanya sampeyan dulu, apa kriterianya ORANG KRITIS itu? apa yang selalu protes, banyak menunjukkan kejelekkan orang yang nggak disukainya, banyak cececuet kayak Mandra? atau yang banyak memberikan alternatif solusi tanpa perlu diekspose? Mungkin berangkat dari sini bisa diketahui mana yang kritis dan yang bukan. Dan setahu saya issue tentang penangkapan itu bukan masalah orang kritis atau tidak, bahkan Pak Marzuki sendiri telah memberikan penjelasan bahwa sebenarnya hanya akan meminta keterangan beberapa tokoh atas kasus KKN di jaman ORBA Sumuhun, ------Original Message------ From: GIGIH NUSANTARA <[EMAIL PROTECTED]> To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] Sent: July 14, 2000 5:03:18 AM GMT Subject: [Kuli Tinta] Re: [nawala wajaseta] Re: [Kuli Tinta] Kritis kok ditangkepi --- Wisnu Ali Martono <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > On Thu, 13 Jul 2000, GIGIH NUSANTARA wrote: > > > Tapi... > > > Apa mereka kritis dari dulu? > > Lha perkara yang dijadikan alasan itu apa > berkenaan > > dengan kritisannya yang saat ini dilancarkan? > > > Eh... ternyata tidak. > > Mereka akan ditangkepi berkenaan dengan berbagai > > peristiwa butut ketika mereka berkuasa (dan tak > > kritis). > > WAM: > Artinya, mbah Gigih mau bilang, kalau dulu diem aja, > ya sekarang diem aja > lah. Nggak usah kritis. Gitu mbah? Baik. > > Dulu, Matori dkk itu amat vokal terhadap > pemerintahan Suharto dan Habibie. > Lha kok sekarang mbalik diem aja? Terus, dengan > mengikuti logikanya mbah > Gigih, ya mestinya Matori dkk tetap kritis terhadap > pemerintahan dong. > Piye mbah? > > Apa orang itu nggak boleh berubah? Rupanya bukan 'penyakit', tetapi, orang Jawa bilang, 'ciri wanci', yang kalau diteruskan, 'lilahi ginawa mati'. Yang saya maksud dengan 'ciri wanci' adalah kebiasaan untuk menangkap dan menyimpulkan sesuatu secara salah dari sebuah materi diskusi. Orang boleh berubah. Menjadi insyaf, barangkali. Tetapi posting yang saya tulis adalah mengenai antara 'judul tulisan' di koran yang berbunyi (dan juga diramaikan) adalah 'Orang-orang Kritis Ditangkapi'. Hanya membaca judul saja, maka bisa-bisa kita sampai pada kesimpulan, bahwa si-penangkap tak ingin dikritisi. Padahal yang terjadi adalah, bahwa mereka ditangkap (atau apalah namanya) karena ada kasus yang harus mereka pertanggungjawabkan. Dan KASUS ITU SAMA SEKALI BUKAN YANG DIA KRITISKAN. Sebenarnya, tanpa kritis pun, mereka juga akan ditangkap. Mestinya, koran-koran tersebut, dan orang yang bikin ramai, memberi judul 'Yang Terlibat Yayasan di Jaman Orba dimintai keterangan'. Dengan membuat headline 'Orang Kritis Ditangkapi', maka orang akan menyangka, misalnya, Fuad Bawazier ditangkap karena suka menyerang pemerintah Gus Dur. Ini lho. Semoga lekas sembuh. ===== Sugih durung karuwan, sombong didisikno... __________________________________________________ Do You Yahoo!? Get Yahoo! Mail ・Free email you can access from anywhere! http://mail.yahoo.com/ ->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia! ----------------------------------------------- FREE! The World's Best Email Address @email.com Reserve your name now at http://www.email.com ->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia! ->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!

Kirim email ke