Pertama, ijinkan saya menyampaikan simpati dan belasungkawa saya atas
kembalinya ayahanda bapak ke haribaan Allah swt.

Tanpa melihat apakah soal 'pipi' itu karena Nasrani, atau bukan (dan
ternyata banyak contoh bapak sampaikan, bahwa kerabat-kerabat bapak yang
non-muslim pun melakukan hal-hal yang memiliki jiwa yang serupa),
sepantasnyalah membuat saya kembali ingin menyampaikan syukur bahwa secara
hakiki, banyak hal yang bisa kita lakukan, melintas sekat-sekat agama, jika
tujuan kita adalah demi masa kini yang sejahtera, dan masa depan yang lebih
damai.

Mulailah kita lepas beberapa atribut yang kita pakai, untuk duduk secara
lebih bersaudara, bersahabat, untuk menjadikan kesempatan hidup dalam negara
ini lebih bermakna. Agama, memang kita bisa menentukan pilihannya. Tetapi
lahir dan hidup di negeri ini? Kita tak pernah memilih, oleh karena itu
kewajiban kita bersama untuk memberikan kesempatan untuk tinggal bersama,
dan memeliharanya. Pun ketika kita menjadi Jawa, atau (keturunan) Belanda.





_______________________________________________________
Say Bye to Slow Internet!
http://www.home.com/xinbox/signup.html


->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke