On Tue, 21 Nov 2000, y@p wrote:
> yap:
> Apa yang dimaksud "diam saja"? Apakah kalau tidak ikut LJ berangkat ke
> Maluku artinya "diam saja"?
WAM:
Tidak.
Anda tidak perlu menjadi LJ dan ikutan pergi ke Maluku agar terhindar dari
definisi _diam saja_. Bukan sekali saya saksikan, orang2 non Islam yang
pura-pura menjadi Islam dan mencoba mengaburkan pembantaian di Ambon.
> Apakah kalau tidak ikut mendukung LJ melakukan pembantaian balasan artinya
> "diam saja"?
WAM:
Tidak perlu mendukung pembantaian balasan. Hatta itu dilakukan oleh LJ.
Atau siapa saja. Yang diperlukan adalah, hentikan pembantaian. Yang saya
lihat adalah, ketika pembantaian warga Islam hendak dihentikan, justru
upaya ini mendapat fitnah.
> Statement Anda itu intimidasi, provokasi atau cerminan frustrasi? Istigfar,
> bung WAM, belum terlambat untuk reposisi.
WAM:
Frustasi.
Saya tidak sedang, telah, atau akan menjadi provokator. Saya yakin, saya
lebih dekat ke Kekristenan daripada anda, bung Yap. Berapa kali anda pergi
ke gereja menghadiri saudara dekat yang menikah? Kalau ada orang yang
paling menghendaki kerukunan beragama, saya adalah salah satunya. Tapi,
itu tidak bisa saya lakukan sementara orang dibantai semena-mena tanpa
daya.
> Jika kawan kawanmu yang bukan Islam memusuhi Islam atau umat Islam,
> perbetulkanlah mereka dengan cara yang Islami. Juga perhatikan sebarang
> tingkah lakumu, baik dari segi cakapan atau perbuatan, yang dapat memberikan
> imej yang salah tentang Islam dan umat Islam.
WAM:
Saya tidak sedang menempatkan diri saya yang aman tenteram di Jakarta.
Saya sedang mencoba merasakan bagaimana nasib warga Islam di Ambon.
Jika anda, yang tidak berada di Ambon, merasa persetan dengan nasib
mereka, itu urusan anda. After all, anda jauh lebih beruntung. Tapi, tidak
ada salahnya bukan, kalau ada orang yang mau memikirkan bagaimana nasib
orang2 yang dibantai semena-mena hanya karena berbeda agama?
>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!