Nopi:
|Untuk yg di Monas, Maaf, sebaiknya jika ada kejadian di internal Islam
|orang2 Kristen/Agama lain diam aja sih, urus sendiri2 agama masing2,
|kan Islam tidak pernah merepotkan Agama lain, gitu aja kok repot.
Lik Uhu:
|Lho yang di Monas itu kan pertemuan yg memakai mesjid untuk
membicarakan
|agenda nasional. Apakah ini hanya masalah internal Islam, wong hasil
|dan kasak-kusuknya mempengaruhi nasib hidup semua warganegara entah itu
|Islam, Katolik, Kristen, Buddha, Hindu, Kong Hu Cu, Kebatinan dll.
|Sebenarnya bagaimana tho pokok persoalannya disitu?
|Apa mereka bicara ttg fatwa boleh tidaknya presiden wanita?
|Atau mereka membicarakan masalah bangsa, mengapa tidak di gedung MPR/
|DPR saja kalau yg dibicarakan masalah politik bangsa? Ini reaksi saya
|baca dari pendapat Faisal Basri lho.
Waduh rupanya kliru persepsi saya. Mencampurkan antara yg di mesjid
Al Azhar: pertemuan Golkar + Porteng + sempalan PDIP;
dgn Ceramah bersemangat dari Amien Rais di Monas sebelum komando
jihad berangkat ke medan laga Ambon, dengan segala dukungan dan per-
setujuan Amien Rais. Sebagai ketua MPR si AR itu, ya saya kira tidak
bisa dikatakan itu urusan intern Islam. Disini saya lihat ada problem:
militer angkatan kelima [jadi kekuatan militer swasta diluar TNI/Polri].
Biarpun di Malaysia hal semacam ini tidak akan dibiarkan hidup.
Itu tho masalahnya. Kalau bung Nopi dan rekan-rekan ramai mendiskusikan
atau memperdebatkan: apakah itu masalah internal Islam dan bukan urusan
yg kristen, katolik dan lain-lain; saya melihatnya dari cara pandang
lain.
1. Melihat sejarah terbentuknya kelompok sempalan: Komando Jihad, IMAN,
dll [bdk. info khusus di detik.com ada 4 bagian], maka nampak jelas
setelah runtuhnya Suharto;muncul suatu kelompok Islam fundamentalis,
radikal. Menurut Bill Liddle: kelompok substantialis.
Ciri-ciri kelompok ini:
* menafsirkan ayat-ayat Qur'an secara harafiah, tanpa melihat konteks
budaya pada waktu itu, dan budaya setempat.
* bertujuan mau mendirikan negara Islam, jadi mengubah dasar negara
Indonesia.
* selalu menganggap semua kerusuhan [yg dianggap merugikan Islam],
berasal dari agen-agen Zionis dan Nasrani. Masih tambah lagi: Kapitalis
Barat terutama Amerika dan konco-konconya. Terang-terangan kita lihat
dari ucapan-ucapan para Pimpinan Komando Jihad Nusantara.
Dunia hitam, semua yg merugikan Islam selalu dilihat ulah atau demi
keuntungan Zionis dan Nasrani. Walau mungkin yg merekayasa militer
umpamanya, namun biasanya musuh besar itu [yg mungkin hanya 'hantu'
ciptaan sendiri] ya selalu Zionis dan Nasrani. Jadi secara singkat:
toleransi, relasi damai antar agama, tidak ada.
Tahukah anda bahwa tgl. 27 Maret kemarin Komando Jihad Ambon itu
merajam sampai mati Abdullah, anggota sendiri, yg kedapatan
berselingkuh walau sudah punya istri dan anak-anak?
Ini hukum rajam pertama sampai mati yg terjadi di Indonesia.
Pimpinan Komando Jihad berasal dari pelatihan perang di Afghanistan
dan Mindanao Filipina Selatan.
Nah kalau sudah begini, bisakah Komando Jihad ini dibiarkan
seenaknya sendiri menafsirkan bentuk negara, bagaimana
pemerintahan harus diatur. Mekanisme politik semacam ini,
kalau dibiarkan akan sangat berbahaya bagi kehidupan berbangsa.
2. Sikap radikal, fundamentalisme Komando Jihad ini dengan mudah
lalu dipakai oleh elit-elit ORBA,Golkar, TNI, dan Porteng, untuk
memanipulasi agama; guna mencapai kepentingan mereka sendiri.
Gus Dur-pun sampai disebut antek Zionis, dulu Nurcholish Majid
juga.
Setelah kacau balau, pembunuhan massal disana-sini, akhirnya
milis kuli-tinta berdebat soal agama, bela ini dan itu.
TNI pro ORBA, begundal-begundal ORBA, dan cs-nya tertawa-tawa.
Api adu-domba sudah menyala dimana-mana. ORBA jadinya slamet,
nggak ada lagi yang menuntut mega-korupsinya, jenderal-jenderal
juga selamat, nggak ada yg menuntut perbuatan mereka yg disebut
kejahatan thd kemanusiaan. Jenderal-jenderal itu mungkin bisa
lepas dari jerat hukum Indonesia, tapi jerat hukum internasional
belum tentu mereka bisa lepas.
Begitu dulu omong-kosongnya,
Lik Uhu
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--