At 07:14 AM 5/25/01 -0000, you wrote:
>Bung Nopi,
>Barangkali kuncinya adalah meng-idolakan seseorang secara agak berlebihan.
Kadang-kadang manusia idola jadi super manusia, yang sangat istimewa ,
tidak bisa salah, dan se seterusnya. Manusia yang mengidolakan orang bisa
jadi cepat tersinggung, tidak rasionil, sulit berdiskusi tentang manusia
supernya. Wimar adalah contoh terakhir. Coba anda perhatikan
manusia-manusia yang mendukung Gus Dur. Tidak sedikit mereka itu berasal
dari pendukung Mega yang amat fanatik. Sekarang ini mereka kebingungan
kehilangan pegangan setelah Mega membelakangi GD. Ada juga yang sedikit
membenci Mega. Tidak ada yang bisa mengobati penyakit hati semacam itu.
Kecuali waktu, dan tambahan anggaran pendidikan.
kopral
-----------------------------------------------------------------
apakah anda mengikuti subjek diskusi ini ?. saya bukan mendukung pribadi
wimar. saya mempertanyakan pendapat abdullah yang mengatakan wimar telah
bohong berbulan2 saya minta abdullah menjelaskan wimar telah berbohong
apa saja. kalau dia bisa menjelaskan satu kasus, kita berdiskusi terhadap
kasus tersebut bukan mengenai pribadi2. jadi ini bukan masalah idola,
rasional dll. kita bukan membela sosok pribadi, tetapi mendiskusikan
prinsip, pandangan, kejujuran, ucapan, tindakan dll dari pribadi tersebut.
ridwan
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--