On 2003.10.14_08:00:35_+0000, adi wrote:
> kalau ini sudah keluar dari konteks. keberatan orang menggunakan
> secondary mail server adalah pada kompleksitas dari setup
> tidak sebanding dengan hasil yang didapat.

Bisa dijelaskan apa yang keluar dari konteks? 

Menurut saya, setting secondary mail server is a snap, dan dapat 
menggunakan server low end, untuk mail server dengan load ringan 
tentunya. Setting mail server primary jauh lebih rumit. Bagi 
sebagian orang yang ikut dalam diskusi ini, queue mail oleh 
secondary mail server terasa lebih baik daripada mail server 
pengirim harus queue mail itu sendiri. Saya rasa keuntungan 
yang dikemukakan jauh lebih besar bagi mereka.

Pilihan tergantung dari pemakai. Anda dapat memakainya jika diperlukan.
Tapi saya telah mengemukakan kenapa saya tidak memakainya. Dan itu tidak
out of contexts.

Yang ingin saya luruskan adalah: kegunaan suatu fitur hasil desain dari 
standard dan recommeded practice di Internet, tidaklah selalu
mempunyai keuntungan yang signifikan untuk setiap orang. Memang
dalam hal ini secondary MX tidak sama kasusnya seperti TCP/IP, tapi
menjelaskan bahwa desain dapat saja salah, karena yang membuatnya 
tidak dapat men-cover semua aspek.

> sebenarnya masih ada kasus-kasus tertentu yang masih membutuhkan
> secondary mailserver. seperti kasus yahoo yang down beberapa tahun
> yang lalu. karena tidak memiliki secondary MX, begitu up mesin-mesin
> mail yahoo dibombardir oleh MTA dari seluruh dunia, jadi langsung
> down :-) dengan secondary mailserver, kita jadi lebih bisa mengontrol
> concurrency ke primary mailserver.

Agree, but I am not another Yahoo!, dan keuntungan yang diperoleh oleh
mail server kelas menengah ke bawah, nihil dalam hal concurrency.
Concurrency dari mail server penerima juga dapat diset sehingga pengirim
tidak dapat melakukan delivery (seperti pada saat down), dan tetap
mengambil keuntungan dengan menghindari false sense tersebut.

YMMV, but kalo saya punya mail server sekaliber Yahoo!, saya juga tidak
akan invest secondary mail server, tapi lebih kepada teknologi
redundancy.

-- 
H. D. Lee


-- 
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

Kirim email ke