Pak Yahya dan rekan-rekan Linuxer.
thx tidak menganggap saya "pro" Windows......
menurut saya Linux harus didengung2 kan untuk menggantikan server yg ada
di kantor2.
untuk nyimpan data (pake samba supaya bisa konek ke jaringan yg berbasis
Windows)
untuk nyimpan email (seperti Mailer Daemon),
itu akan sangat-sangaat powerfull dan tidka dibutuhkan user friendly.
dan juga sangat murah.
komunitas Linux yg non profit oriented dalam hal ini harus mengadakan
program "instalasi dan edukasi gratis" ke perusahaan2 yg membutuhkan.
bagaimana menciptakan komunitas Linux seperti ini ?
saya rasa harus dimotori dari Mahasiswa. Krn mereka adalah orang yg
paling inovatif dan FREE.....
di sanalah letak kekuatan Linux.
kalau untuk di komputer pribadi....yah, untuk sekretaris, dan low level
management bolehlah....ngapain pake yg mahal2 :)
tapi kalau untuk top level management, saya rasa beli lisensi lebih
baik....toh mereka mampu.
thx.
=================================
Beli mainan/anting di pasar murah,
Mau domain/Hosting, di GUA aja !!!
=================================
Best Regards,
Stefanus Wardoyo
+62-81-23571431
+62-31-70598579
Mail me at:
[EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED]
Personal Website :
http://stefanus.wardoyo.web.id
---------
GOD BLESS
---------
Yahya Kurniawan wrote:
Sabar, Pak, sabar :)
Ndak ada yang bilang Anda pro Windows lho.
Saya sendiri juga masih pake Windows kok.
Tulisan saya tidak bermaksud menyerang siapapun, bahkan termasuk Bp Hadi
Santono (ketua Apkomindo Yogya) sendiri. Saya cuma ingin meluruskan
pandangan orang bahwa Linux tidaklah seburuk yang didengung2kan.
Kalau stereotype tentang Linux masih buruk, mencoba pun mereka gak akan mau.
Tapi kalau sisi positifnya banyak "dipromosikan", setidaknya untuk mencoba
mereka ada kemauan. Sukur2 setelah mencoba, akhirnya jadi jatuh cinta.
Soal menerima driver dan software yang ada di windows untuk jalan di linux,
saya rasa itu masih sulit pak, kecuali pake emulator. Sebab bagaimanapun
kernel keduanya berbeda. Mungkin ada yang bisa koreksi pernyataan saya ini
kalo salah.
Soal developer yang anti Microsoft, saya rasa gak juga lho Pak, soalnya
banyak software for Linux yang tersedia versi windowsnya. Bahkan, bukankah
sekarang ini trendnya justru terbalik? Banyak software di Linux yang dicari
versi windowsnya? Misalnya Firefox dan OpenOffice.org.
Regards,
Ir. Yahya Kurniawan
=====================
Penulis Buku Komputer
y4hy4.blogspot.com
=====================
Dear Pak Yahya...
saya kok jadi di pihak yg pro Windows ya ??? maaf, tidak bermaksud
kontra dengan Linux,
ini hanya pemikiran saya saja untuk mengembangkan Linux di kita...
makanya saya posting di milis linux, bukan di media massa ataupun milis
umum, dimana saya harap yg baca di sini adalah linuxer semua.
ok, back to topic.
Saya kira kita tidak bisa menyalahkan "vendor" dalam hal ini.
Krn ini efek ayam-telor....
mana yg lebih dulu ?
ayam dulu atau telor ??
kenapa kebanyakan Vendor saat ini tidak menyediakan "driver" untuk Linux ??
coba bayangkan....berapa jenis "DISTRO" yang ada di dunia ini.....
dan masing-masing distro / family memiliki cara yang berbeda-beda.
contohnya, driver yg di avays untuk epson C58 (saya juga posting di
linuxquestion masalah ini) di Red Hat berjalan dengan sempurna.
tapi pada saat saya ganti ke Ubuntu krn laptop saya yg lama hilang
dicuri orang.....driver tersebut membutuhkan beberapa modifikasi....yg
mungkin, kalau sekarnag saya modifikasi lagi juga bingung lagi (makanya
saya tulis di linuxquestions agar ada dokumentasi)
jadi vendor juga pasti mikir.....cost yg harus mereka keluarkan untuk
membuat driver di Linux....
ditambah lagi...pemakai Linux saat ini masih sangat sedikit.
coba bandingkan dengan MAC, kenapa kok vendor banyak sekali yg membuat
driver untuk MAC ?
padahal katanya MAC itu sekarang base nya FREEBSD.
Saya rasa, krn MAC sudah memiliki pangsa pasar yg lebih bagus dan lebih
"commercial"
Saya ini pencinta linux pak.
sampai hari ini saya juga masih lebih suka Linux......saya pakai Linux
sejak Red Hat 9, sempat membuat perusahaan software house berbasis Linux.
program sederhana saya sudah dipakai di beberapa perusahaan
dagang.....dan RUNNING ON LINUX.
Hanya sayang krn keterbatasan dana utnuk melakukan research, perusahaan
saya tutup tahun lalu.....
Jadi hanya krn "terpaksa" saya sekarang kalau siang menggunakan Windows
XP untuk kebutuhan pekerjaan saya.......
padahal saya sudah tidak menggunakan Windows SAMA SEKALI selama 3 tahun.....
Linux TIDAK JELEK.
sekali lagi LINUX TIDAK JELEK....
bahkan LEBIH POWERFULL...
saya sampai hari ini juga masih punya server dedicated di Amrik, dan
saya bersyukur sekali di sana mengugnakna Linux, enak ngontrolnya, pake
shell, ga usah ribet GUI.
saya juga masih pake Linux untuk development website pake apache + php +
mysql
hanya saja kita harus menyadari, bahwa ada 2 hal yg harus bisa dilakukan
di Linux supaya bisa LEBIH BAIK:
1. Menerima Driver untuk Windows.......
2. Menerima software berbasis Windows
dengan 2 hal di atas, Linux akan banyak digunakan (krn FREE)
dan vendor pasti akan melihat.
2 hal tersebut diatas memang susah, krn developer opensource kebanyakan
"ANTI" M$
sehingga apapun yg berbau M$ tidak bisa diterima....dan yg disalahkan
vendornya....atau bahkan yg disalahkan usernya...kenapa kok beli
hardware yg tidak support linux ??
lha ini kan aneh....
walaupun seeperti saya akhirnya melakukan seperti itu.
waktu beli C58, saya bawa laptop, bela-belain memastikan apakah bisa
dipakai di Linux.
jawabannya bisa...cuman lambat, tapi pokoknya bisa, bayangan saya
artinya someday pasti bisa.
alhamdulilah sekarang sudah bisa jalan.........
saya beli modem CDMA buat internetan (yg saya pakai ini), juga
bela-belain PINJEM dulu ke toko, untuk dicoba.
untungnya bisa.
tapi kan tidak bisa semua user kita buat seperti kita ?
bagi saya yg Linux maniak, bukan problem besar untuk seperti itu, tapi
mungkin bagi bos saya.....yg money oriented...itu buang-buang waktu.
sedangkan waktu adalah uang.
demikian teman-teman...
maaf, sedikit emosi nulisnya..
krn saya takut dicap "pro Windows"
--
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis