Dear Pak Yahya...
saya kok jadi di pihak yg pro Windows ya ??? maaf, tidak bermaksud
kontra dengan Linux,
ini hanya pemikiran saya saja untuk mengembangkan Linux di kita...
makanya saya posting di milis linux, bukan di media massa ataupun milis
umum, dimana saya harap yg baca di sini adalah linuxer semua.
ok, back to topic.
Saya kira kita tidak bisa menyalahkan "vendor" dalam hal ini.
Krn ini efek ayam-telor....
mana yg lebih dulu ?
ayam dulu atau telor ??
kenapa kebanyakan Vendor saat ini tidak menyediakan "driver" untuk Linux ??
coba bayangkan....berapa jenis "DISTRO" yang ada di dunia ini.....
dan masing-masing distro / family memiliki cara yang berbeda-beda.
contohnya, driver yg di avays untuk epson C58 (saya juga posting di
linuxquestion masalah ini) di Red Hat berjalan dengan sempurna.
tapi pada saat saya ganti ke Ubuntu krn laptop saya yg lama hilang
dicuri orang.....driver tersebut membutuhkan beberapa modifikasi....yg
mungkin, kalau sekarnag saya modifikasi lagi juga bingung lagi (makanya
saya tulis di linuxquestions agar ada dokumentasi)
jadi vendor juga pasti mikir.....cost yg harus mereka keluarkan untuk
membuat driver di Linux....
ditambah lagi...pemakai Linux saat ini masih sangat sedikit.
coba bandingkan dengan MAC, kenapa kok vendor banyak sekali yg membuat
driver untuk MAC ?
padahal katanya MAC itu sekarang base nya FREEBSD.
Saya rasa, krn MAC sudah memiliki pangsa pasar yg lebih bagus dan lebih
"commercial"
Saya ini pencinta linux pak.
sampai hari ini saya juga masih lebih suka Linux......saya pakai Linux
sejak Red Hat 9, sempat membuat perusahaan software house berbasis Linux.
program sederhana saya sudah dipakai di beberapa perusahaan
dagang.....dan RUNNING ON LINUX.
Hanya sayang krn keterbatasan dana utnuk melakukan research, perusahaan
saya tutup tahun lalu.....
Jadi hanya krn "terpaksa" saya sekarang kalau siang menggunakan Windows
XP untuk kebutuhan pekerjaan saya.......
padahal saya sudah tidak menggunakan Windows SAMA SEKALI selama 3 tahun.....
Linux TIDAK JELEK.
sekali lagi LINUX TIDAK JELEK....
bahkan LEBIH POWERFULL...
saya sampai hari ini juga masih punya server dedicated di Amrik, dan
saya bersyukur sekali di sana mengugnakna Linux, enak ngontrolnya, pake
shell, ga usah ribet GUI.
saya juga masih pake Linux untuk development website pake apache + php +
mysql
hanya saja kita harus menyadari, bahwa ada 2 hal yg harus bisa dilakukan
di Linux supaya bisa LEBIH BAIK:
1. Menerima Driver untuk Windows.......
2. Menerima software berbasis Windows
dengan 2 hal di atas, Linux akan banyak digunakan (krn FREE)
dan vendor pasti akan melihat.
2 hal tersebut diatas memang susah, krn developer opensource kebanyakan
"ANTI" M$
sehingga apapun yg berbau M$ tidak bisa diterima....dan yg disalahkan
vendornya....atau bahkan yg disalahkan usernya...kenapa kok beli
hardware yg tidak support linux ??
lha ini kan aneh....
walaupun seeperti saya akhirnya melakukan seperti itu.
waktu beli C58, saya bawa laptop, bela-belain memastikan apakah bisa
dipakai di Linux.
jawabannya bisa...cuman lambat, tapi pokoknya bisa, bayangan saya
artinya someday pasti bisa.
alhamdulilah sekarang sudah bisa jalan.........
saya beli modem CDMA buat internetan (yg saya pakai ini), juga
bela-belain PINJEM dulu ke toko, untuk dicoba.
untungnya bisa.
tapi kan tidak bisa semua user kita buat seperti kita ?
bagi saya yg Linux maniak, bukan problem besar untuk seperti itu, tapi
mungkin bagi bos saya.....yg money oriented...itu buang-buang waktu.
sedangkan waktu adalah uang.
demikian teman-teman...
maaf, sedikit emosi nulisnya..
krn saya takut dicap "pro Windows"
thx.
=================================
Beli mainan/anting di pasar murah,
Mau domain/Hosting, di GUA aja !!!
=================================
Best Regards,
Stefanus Wardoyo
+62-81-23571431
+62-31-70598579
Mail me at:
[EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED]
Personal Website :
http://stefanus.wardoyo.web.id
---------
GOD BLESS
---------
Yahya Kurniawan wrote:
Pak Stevanus, terima kasih atas komentar Anda.
Tulisan keberatan yang saya tulis di KR tersebut sebenarnya lebih merupakan
shock therapy, karena KR beberapa kali memuat artikel yang sangat memojokkan
open source. Namun bukan berarti apa yang saya tulis tersebut berlebihan,
karena untuk masalah driver, saya memakai kata "hampir semua" tersedia di
Linux.
Apa yang bapak katakan memang benar, ada masalah driver di Linux. Namun hal
yang sama ternyata juga berlaku untuk Windows Vista. Di komputer saya, VGA
dan chip sound nya tidak optimal (saya pake VGA nVidia GForce FX 5200 dan
sound on board). Jadi masalah driver sebenarnya tergantung dari vendor
hardwarenya, bukan "salah" Linux nya.
Khusus untuk printer Anda pak (Epson Stylus C58), coba ke sini:
http://www.avasys.jp/lx-bin2/linux_e/ink/DL1.do.
Kalau soal software dari vendor, sekali lagi, itu tergantung "kebaikan hati"
vendornya, mau gak menyediakan software for linux. Tentu tidak bisa
menyalahkan linuxnya bukan? Apalagi jika software tersebut untuk kegunaan
yang sangat spesifik, sehingga mungkin hanya sedikit orang yang
menggunakannya.
Lalu untuk program2 utilities atau third party, sebenarnya di linux banyak
kok. Prinsipnya, jangan memaksa software for windows jalan di linux, tapi
carilah pengganti yang sepadan di Linux. Ya contoh paling mudah adalah
OpenOffice.org untuk menggantikan Microsoft Office.
Silakan lihat di sini pak http://www.linuxrsp.ru/win-lin-soft/table-eng.html
Regards,
Ir. Yahya Kurniawan
=====================
Penulis Buku Komputer
y4hy4.blogspot.com
=====================
-----Original Message-----
From: Stefanus Wardoyo [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Monday, November 12, 2007 6:28 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [linux-aktivis] RE: Satu lagi artikel menggelikan di KR
Pak Yahya,
saya juga pengguna linux (saat ini menggunakan Ubuntu 7.04), walau terus
terang tulis email ini dengan Thunderbird di atas Windows XP :)
Tapi saya ingin menanggapi tulisan bapak,
Harus saya akui, bahwa kesulitan utama di Linux adalah driver pak.
Kalau anda bilang Driver printer dan device terbaru sudah ada di linux,
saya sangat kesusahan pak pada waktu membeli printer Epson Stylus C58
(pada saat itu baru saja di release).
Saya coba posting di Linuxquestions.org
akhirnya....saya yg tanya...saya yg jawab-jawab sendiri...
kenapa ? krn usut punya usut, katanya printer Epson jenis itu hanya
dipasarkan di beberapa negara asia (kalau ga salah Thailand dan Indonesia)
dan di Indonesia, kebanyakan kita adalah follower....jarang sekali yg
develop driver.
Saya tidak mengada-ada, anda bisa cek thread nya di sini :
http://www.linuxquestions.org/questions/linux-hardware-18/epson-stylus-c58-l
inux-driver-480930/
Selain itu, sampai sekarang InfraRed di laptop saya, Toshiba Portege
M100, sampai detik ini masih juga belum bisa jalan di Linux pak, dan
sudah divonis TIDAK AKAN BISA oleh milis Toshiba Linux User...sehingga,
akhirnya,
kalau saya membutuhkan IR untuk transfer foto dari HP saya (dimana saya
sangat membutuhkan untuk pekerjaan saya), terpaksa saya masuk di
Windows.......
Juga masalah program....harus diakui pak, bahwa program-program third
party, majority masih menggunakan Windows, sehingga susah di porting ke
Linux.
Program-program tersebut bagi saya sangat penting, diantaranya :
- Online Catalog dari vendor, dimana pekerjaan saya sangat membutuhakan
program tersebut....only running di Windows
- Software Online Trading saham (apapun macamnya) kebanyakan semua masih
jalan only under windows.....
kalau untuk kepentingan Office dan Multimedia standar...memang Linux
sudah sangat cukup pak.
tapi menjadi maslaha kalau kita menggunakan komputer sesuai dengan
kebutuhan kita masing-masing.
Jadi menurut opini saya agar Linux dapat diterima oleh semua pihak ada
beberapa yg harus terjadi :
1. Linux dapat menggunakan SEMUA driver Windows (semacam ndiswrapper
untuk wifi driver)
2. Linux dapat menjalankan SEMUA program yg dibuat diatas Windows (bukan
emulasi seperti Wine, crossover office, Cedega, dan juga bukan PC
Simulation seperti QEMU)
denger-denger di KDE versi terbaru, usulan saya yg no 2 diatas sudah
dibicarakan ????
comments please...
--
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis