Eko Budhi Suprasetiawan wrote:
IMHO,
kalau boleh sumbang pikiran ... Linux adalah mengenai KENIKMATAN ...
entah kenikmatan berbagi,
kenikmatan karena kita mempunyai kendali ke program yg ada di tangan kita ...
Dulu kita memilih Linux ya karena emang kita menyukainya. Kalau
sekarang kita memasuki wilayah perbatasan, berbenturan dengan pangsa
pasar Microsoft --- ya wajar aja mereka "merasa diserang" ...
Yup. Saya setuju. Terserah klo mereka2 merasa gmn2 klo memakai linux. mo
positif ato negatif, mo serius mo hobby, buat saya memakai linux adalah
suatu KENIKMATAN.
Waktu lihat Mac, terbesit pengen jg punya Mac. Ternyata Ubuntu saya jg
bisa dimiripkan seperti Mac. Pokoknya intinya, selama Linux masih
openable dan oprekable, saya percaya kok klo kelak apa saya bisa di
jalankan dimesih Linux.
Jadi untuk saat ini, selama msh bisa kerja dan nyari duit dengan Linux,
knp enggak kita beralih ke Linux. Dan klo punya dana untuk beli propri,
knp jg nggak beli. Tapi klo punya dana, butuh dan hrs make propri tapi
nggak beli ???? Whuah.... itu laen cerita. Dan parahnya lagi, dah ada yg
free tapi nggak mo ikut dalam ber-thinking how to work with FOSS, mo nya
langsung ngacir bersama FOSS itu jg laen cerita lagi.
Salam.
--
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis