sebagai menambahkan komentar untuk kesuksesan bermigrasi total, niatkan dulu klo mo migrasi. dan jangan membandingkan apa yang telah dilakukan dengan M$ dengan linux karena sudah beda vendor, beda orang, beda programmer, dan udah pasti beda karakternya. dan yang pasti jangan memaksakan aplikasi M$ harus bisa jalan di-linux, klo memang kita membutuhkan aplikasi tersebut dan tidak ada alternatif solusi aplikasi tsb di linux ya mau tdk mau harus beli tuh M$. gitu aja seeh, jadi kesimpulannya linux tidak jelek. yang jelek tuh kita membandingkan apa yang telah kita lakukan di M$ dengan apa yang belum kita lakukan di linux, taunya dari kata orang yang belom tentu kebenarannya. ya linux jadi jelek semua !!!
ma'af klo ada kata yang tidak berkenan .... On Tue, 2007-11-13 at 08:26 +0700, Yahya Kurniawan wrote: > Pak Stevanus, terima kasih atas komentar Anda. > Tulisan keberatan yang saya tulis di KR tersebut sebenarnya lebih merupakan > shock therapy, karena KR beberapa kali memuat artikel yang sangat memojokkan > open source. Namun bukan berarti apa yang saya tulis tersebut berlebihan, > karena untuk masalah driver, saya memakai kata "hampir semua" tersedia di > Linux. > Apa yang bapak katakan memang benar, ada masalah driver di Linux. Namun hal > yang sama ternyata juga berlaku untuk Windows Vista. Di komputer saya, VGA > dan chip sound nya tidak optimal (saya pake VGA nVidia GForce FX 5200 dan > sound on board). Jadi masalah driver sebenarnya tergantung dari vendor > hardwarenya, bukan "salah" Linux nya. > Khusus untuk printer Anda pak (Epson Stylus C58), coba ke sini: > http://www.avasys.jp/lx-bin2/linux_e/ink/DL1.do. > Kalau soal software dari vendor, sekali lagi, itu tergantung "kebaikan hati" > vendornya, mau gak menyediakan software for linux. Tentu tidak bisa > menyalahkan linuxnya bukan? Apalagi jika software tersebut untuk kegunaan > yang sangat spesifik, sehingga mungkin hanya sedikit orang yang > menggunakannya. > Lalu untuk program2 utilities atau third party, sebenarnya di linux banyak > kok. Prinsipnya, jangan memaksa software for windows jalan di linux, tapi > carilah pengganti yang sepadan di Linux. Ya contoh paling mudah adalah > OpenOffice.org untuk menggantikan Microsoft Office. > Silakan lihat di sini pak http://www.linuxrsp.ru/win-lin-soft/table-eng.html > > > Regards, > > Ir. Yahya Kurniawan > ===================== > Penulis Buku Komputer > y4hy4.blogspot.com > ===================== > > -----Original Message----- > From: Stefanus Wardoyo [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Monday, November 12, 2007 6:28 PM > To: [email protected] > Subject: Re: [linux-aktivis] RE: Satu lagi artikel menggelikan di KR > > Pak Yahya, > > saya juga pengguna linux (saat ini menggunakan Ubuntu 7.04), walau terus > terang tulis email ini dengan Thunderbird di atas Windows XP :) > > Tapi saya ingin menanggapi tulisan bapak, > Harus saya akui, bahwa kesulitan utama di Linux adalah driver pak. > Kalau anda bilang Driver printer dan device terbaru sudah ada di linux, > saya sangat kesusahan pak pada waktu membeli printer Epson Stylus C58 > (pada saat itu baru saja di release). > > Saya coba posting di Linuxquestions.org > akhirnya....saya yg tanya...saya yg jawab-jawab sendiri... > > kenapa ? krn usut punya usut, katanya printer Epson jenis itu hanya > dipasarkan di beberapa negara asia (kalau ga salah Thailand dan Indonesia) > dan di Indonesia, kebanyakan kita adalah follower....jarang sekali yg > develop driver. > > Saya tidak mengada-ada, anda bisa cek thread nya di sini : > http://www.linuxquestions.org/questions/linux-hardware-18/epson-stylus-c58-l > inux-driver-480930/ > > Selain itu, sampai sekarang InfraRed di laptop saya, Toshiba Portege > M100, sampai detik ini masih juga belum bisa jalan di Linux pak, dan > sudah divonis TIDAK AKAN BISA oleh milis Toshiba Linux User...sehingga, > akhirnya, > kalau saya membutuhkan IR untuk transfer foto dari HP saya (dimana saya > sangat membutuhkan untuk pekerjaan saya), terpaksa saya masuk di > Windows....... > > Juga masalah program....harus diakui pak, bahwa program-program third > party, majority masih menggunakan Windows, sehingga susah di porting ke > Linux. > Program-program tersebut bagi saya sangat penting, diantaranya : > - Online Catalog dari vendor, dimana pekerjaan saya sangat membutuhakan > program tersebut....only running di Windows > - Software Online Trading saham (apapun macamnya) kebanyakan semua masih > jalan only under windows..... > > kalau untuk kepentingan Office dan Multimedia standar...memang Linux > sudah sangat cukup pak. > tapi menjadi maslaha kalau kita menggunakan komputer sesuai dengan > kebutuhan kita masing-masing. > > Jadi menurut opini saya agar Linux dapat diterima oleh semua pihak ada > beberapa yg harus terjadi : > 1. Linux dapat menggunakan SEMUA driver Windows (semacam ndiswrapper > untuk wifi driver) > 2. Linux dapat menjalankan SEMUA program yg dibuat diatas Windows (bukan > emulasi seperti Wine, crossover office, Cedega, dan juga bukan PC > Simulation seperti QEMU) > > denger-denger di KDE versi terbaru, usulan saya yg no 2 diatas sudah > dibicarakan ???? > > comments please... > > > -- Evolution Mail Client on PCLinuxOS2007 radically simply -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

