2009/7/25 Putu Wiramaswara Widya <[email protected]>: > Pada 25 Juli 2009 18:50, dedy hariyadi<[email protected]> menulis: >> Saya fikir tidak perlu didampingi BSA jadi hukumannya ringan. >> Software bajakan paling akan terkena denda 500jt ato kurungan 5 tahun >> (pidana). >> Nah kalo ada BSA bisa jadi ada penuntutan tambahan yaitu dari pihak yg >> punya software hasilnya hukuman perdata. >> Misal MS menuntut pengguna bajakan MS dengan denda 1M yg diluar hukum >> pidana tadi. > > Wah, gak kebayang jika rasia diadakan di setiap rumah > > *bermimpi* > > Mereka yang gak ngerti komputer, gag ngerti software asli/bajakan, > nganggap OS seperti embedded system di HP, tau-tau mereka disweeping > dan kena rasia, ada BSA dan minta denda polisi 500 miliar, dan BSA > karena pake Windows, Office, Photoshop, Corel Draw, dll yang bajakan > jadi sekian miliar...Buiiih > > *heran* > > Maaf kalau OOT =D > Putu Wiramaswara Widya > SMA Negeri 1 Semarapura > http://wiramaswara.blogspot.com
Sangat setuju sekali dengan pandangan bapak Putu. Sebagai bahan perbandingan, marilah kita menggunakan objek mobil. Pengguna mobil di Jakarta ini sangatlah sedikit yang mengerti permasalah mekanik, energi, teori transportasi, dan juga permasalahan lingkungan ataupun juga permasalah legal system yang menyangkut dunia mobil. Nah dengan pengetahuan yang sangat minim tersebut, bila ada hukum yang misalnya mengharuskan pemilik mobil supaya menggunakan suku cadang asli dari produsen mobilnya, apakah hal ini bisa diterapkan 100% tanpa proses edukasi terlebih dahulu? Karena orang pergi ke bengkel untuk memperbaiki komputer dan banyak yang tidak mengerti perbedaan antara satu part yang di produksi produsennya(KW1) dengan yang diproduksi produsen lain(KW2, KW3, dan seterusnya). Bukankah dengan ini sangat mudah bagi konsumen untuk menggunakan produk KW2 kalau tidak tahu perbedaannya? Sekarang saya tanya, berapa banyak sih perbandingan orang yang tahu masalah Internal Combustion Engine, Suspension, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan mobil? Memang perbandingan antara masalah legalisasi software dengan suku cadang asli mobil adalah simplifikasi luar biasa tetapi yah gak apa-apa lah sebagai bahan diskusi. Nah pengguna komputer dewasa sebagaimana pengguna mobil kebanyakan tidaklah mengerti berbagai ragam issue mengenai bidang studi komputer(tetapi tentu saja juga banyak yang tidak mau mengerti). Dengan sedikit pengetahuan ini, sangatlah susah bagi orang kebanyakan untuk mengerti masalah lisensi dan berbagai macam masalah legalitas yang berbelit-belit kecuali adanya edukasi yang luas mengenai issue tersebut. Sekarang, marilah kita mencoba membuat perbandingan antara system sekarang dan system yang dipakai secara luas pada jaman dulu dan hubungannya dengan para penggunanya dan juga tingkat pengetahuannya. Jadi dengan perbandingan ini kita bisa mengetahui evolusi dari penggunaan komputer dan pandangan masyarakat tentang hal tersebut. Pada jamannya Unix menempati posisi Windows sekarang ini yaitu sebagai operating system yang teramat sangat mudah digunakan oleh orang yang bukan ahli komputer. Mungkin akan terasa sangat ganjil bagi kita yang baru mengetahui hal ini. Tetapi marilah kita tengok OS standard jaman itu. Cobalah kita sekali-kali menggunakan MIT Incompatible Timesharing System, dari sini kita akan paham, bahwa OS pada jam tersebut pada dasarnya hanyalah digunakan oleh para ahli mathematics, computational theory, ataupun ahli artificial intelligence. Sedangkan Unix bisa digunakan oleh orang kebanyakan. Nah sekarang, kita memandang Unix itu sendiri terlalu komplek untuk dipakai oleh orang kebanyakan. Dengan pengecualian kalau Unix itu sudah di pack sedemikian rupa sehingga mudah dipakai oleh orang banyak seperti Ubuntu dan MacOS X. Jadi intinya, hal legalitas adalah hal yang teramat sangat susah dan komplek. Saya juga mohon maaf bila tulisan saya ini agak berbelit dan banyak yang tidak tepat tujuan. Ini gara-gara barusan ada Sparkling Wine yang enaknya minta ampun... hehehehehehe Dengan hormat, Eko Hermiyanto -- Berhenti langganan: [email protected] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

