On 12/05/2010 06:38 AM, Arema wrote:
Analogi itu sangat tidak tepat. Malah seolah menempatkan FOSS, Linux pada
posisi inferior, nggak bermutu setara air hujan walaupun bisa jadi lebih segar
dan alamiah tapi kalau dibanding air kemasan seolah produk jadi lebih
berkualitas. Belum tentu, kemasan boleh mentereng isi tidak dijamin hehehe ...
Perhatikan kalimat ini. Saya tidak mendapatkan kesesuaian pernyataan dan
alasan :)
Jadi sebenarnya tergantung cara menyampaikannya. Karena intinya ini soal
pilihan. Sebuah kampanye bukanlah pemaksaan. Tugas aktivis adalah kejelian
dalam menyampaikan dan menunjukkan adanya pilihan dan strenght point yang
berguna bagi pihak calon pemilih sehingga mereka mau memanfaatkan.
Memaksa atau tidak memaksa, menurut saya itu prosesnya Pak. Yang saya
pertanyakan itu target akhirnya si aktivis?
Maka kembali pada kebutuhan, tugas kita para aktivis seharusnya fit in,
memenuhi yang mereka inginkan. Idealisme bolehlah disampaikan sebagai
pengetahuan siapa tahu ada berminat mau jadi evangelist kemungkinan ini juga
tak dinafikan,
Kalau masyarakatnya menginginkan Windows dan MacOS apakah Aktivis
"Linux" juga harus fit in Pak?
Aturan? Wah saya baru denger. Memangnya ada ya aturan yang mengikat begitu?
Seingat saya dunia FOSS ini loose loose bahkan ethics standard pun tidak ada.
Tolong ditunjukkan kalau ada.
Sama seperti Pak Rus,
Milis Linux Aktivis http://linux.or.id/milis
Topik: semua yang non-teknis yang berhubungan dengan Linux, termasuk
kegiatan KPLI, "pemasyarakatan", organisasi, dll.
contoh aturan FOSS:
http://www.gnu.org/licenses/gpl.html
Bicara target, sebagai aktivis tentu ada secara pribadi maupun secara komunal
tergantung forum dan habitat masing-masing. Itu bisa dicapai tanpa harus
mengikuti suatu aturan baku tertentu. Jadi IMHO tak ada hubungannya.
justru saya ingin konfirmasi (anggota) forum ini targetnya apa?
idealnya di forum ini kita semua targetnya sama, bukan?
--
Berhenti langganan: [email protected]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis