Salam,

On Dec 6, 2010, at 12:48 PM, Resza Ciptadi wrote:

> Melayani butuh resource, pa.

Good point. Sumber daya bukan monopoli dunia bisnis, komunitas juga bisa 
mendapatkannya. Milis ini mestinya bisa jadi salah satu tempat diskusi 
menjembatani kesenjangan itu. Bukan memperdebatkan siapa yang lebih "darah 
murni". Buang energi. Seandainya SBY berhasil me-Linux-kan sejuta aparatnya 
apakah kritik terhadap penggunaan Ipad masih pantas diperdebatkan?

> Rasanya ada kerancuan, semua yang di sebut diatas cocok untuk di
> handle secara 'profesional' artinya tidak dalam format komunitas yang
> ada sekarang, it's bussines. Rasanya ada yang lupa tidak ada
> perusahaan Linux. Saya tidak tau apa rekan2 kemaren bilang(masalah
> dual boot) seperti yang dituduhkan panjang2 disini, tapi saya yakin
> mereka berusaha sebaik2nya sekuat mereka dengan resource dan
> organisasi terbatas. Dan saya menghargai betul sumbangsih mereka.

Memahami adanya keragaman dan membiasakan diri dengan perbedaan. Itu yang 
penting agar supaya bisa tetap sinergi. Setiap aktivis punya pilihan bagaimana 
strategi terbaik menerapkan ideologinya. Itu harus dihormati dan menghargai 
kontribusinya tersebut tanpa pretensi mengadili sebab lain padang lain belalang 
beda kebun lain tanaman.

Yang saya ceritakan itu sering dan banyak dilakukan oleh komunitas. Tidak 
selalu harus pendekatan bisnis. Asal punya komitmen dan dedikasi serta didukung 
strategi yang tepat sembari buang jauh-jauh egonya, akan ada peluang besar 
untuk berhasil. Dan itu terbukti kok.

> Nyambung sekali pa.  tim marketing, teknisi, operator, vendor,
> kontraktor itulah yang diperlukan secara profesional(business). Jadi
> point saya buatlah tim marketing, teknisi, operator, vendor,
> kontraktor bila ingin semua yang di sebut diatas dapat di kerjakan.
> Jangan anda harapkan terlalu besar dengan pola sekarang karena memang
> komunitas sebatas itu, itu layaknya anda menanyakan pekerjaan(setting
> mail server misalnya) d milis tanya-jawab lalu setelah 3 hari belum
> ada yang replay padahal anda sangat penting kalo mail server tidak
> jalan 3 hari lagi anda terancam d pecat. Lalu anda marah2 dan bilang
> betapa tidak realiblenya milis tanya-jawab. Pa saya pikir tidak serta
> merta begitu anggota milis juga mungkin punya urusan lain dan bukan
> tidak mau membatu hanya saja belum buka milis mungkin.


Kalau sudah sampai di sini maka diskusi jadi beralih ke masalah profesionalisme 
vs komunitas. Masih mau dilanjutkan?

_______
Regards,

M. Salahuddien


--
Berhenti langganan: [email protected]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

Kirim email ke