On Sun, Dec 05, 2010 at 11:22:21PM +0700, Resza Ciptadi wrote:
Mas Adi saya rasa pengguna linux tidak dapat disebut minoritas. Hebatnya lagi yang paling berjasa dalam memperluas pengguna Linux ini bukan kita para aktivis atau KPLI, tapi para perusahaan sebut saja D-Link, Tp-Link, bufallo dan lain sebagainya kemarin saya baru dapet Voip2gsm isinya linux juga, oh ya dan tentu saja jagoan google android.
minus android :-) penggunaan linux untuk network appliance memang tidak bisa dipungkiri. cuman maksud saya sebenarnya lebih pada jumlah pengguna linux untuk keperluan desktop, netbook dll. sudah pasti, jumlah pengguna mengambil peran yang signifikan. contohnya, sekarang hampir semua dokumen/forumulir pajak masih ditulis dengan pengolah kata tertentu. memang sih, masih bisa diimport, tapi ya setengah mati ngurusnya. dan, memang, istilah 'banyak' itu relatif, tapi melihat kondisi semacam ini, boleh dibilang masih kurang banyak :D contoh lain yang sederhana, kalau proporsi pengguna linux sudah memberi dampak bisnis yang signifikan untuk google, bukan tidak mungkin google akan merilis gtalk for linux. sekarang belum, karena oleh google belum dianggap banyak. demikian juga dengna masalah klasik, yaitu game online. mungkin sudah banyak, tapi kurang lebih banyak lagi untuk memaksa mereka membangun platform yang bisa berjalan di bawah linux. dalam hal ini, menjadi fanatik dan menggunakan linux saja menjadi penting. kalau semua pengguna linux berpikiran: "sementara tidak ada alternatif, ya kita pakai windows", maka sementara itu pula proporsi pengguna windows adalah total pengguna windows saja plus pengguna linux yang juga menggunakan windows. sehingga rasionya tidak akan pernah bergeser, dan selama itu pula asumsi bahwa jumlah pengguna linux belum mencukupi akan terus digunakan sebagai justifikasi. lies, damned lies, and statistics :-) Salam, P.Y. Adi Prasaja -- Berhenti langganan: [email protected] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

