Jika Anda ambil kde-i18n-id.tar.bz yang "official" dari KDE, langkah-langkahnya sudah tepat (configure, make, make install), tetapi jangan lupa bahwa KDE-nya RedHat menempatkan hasil instalasi di prefix /usr, bukan /opt/kde3 seperti yang official. Jadi configure-nya harus dengan --prefix=/usr. Hasil compile adalah file-file berekstesi .mo dan disimpannya di $KDEDIR/share/locale/id (di sini $KDEDIR adalah prefix KDE = /opt/kde3 untuk yang resminya).
Yang lebih baik adalah menginstalasi langsung dari RPM. Saya nggak tahu untuk RedHat, tetapi untuk distro lain sudah ada file RPM untuk "language pack" semacam ini. Coba dicek apakah RedHat juga menyediakan. Sebagai catatan, X Window nggak perlu direstart setelah ganti bahasa. Kalau bahasa baru belum aktif di semua aplikasi, Anda cukup logout lalu login lagi. Terakhir, jangan sampai keliru antara versi KDE-nya (lihat di About KDE) dengan versi RPM/tarbal yang akan dipasang. Contoh, WinBI yang KDE-nya masih KDE 2 nggak bisa dipasangi versi Indonesia dari KDE 3. Catatan lain: kalau ada yang berminat membantu terjemahan Indonesia untuk KDE 3 (yang masih mengenaskan, kalah dengan Xhosa Afsel dan Malta, lihat http://i18n.kde.org/stats/gui/HEAD/index.php) silakan hubungi saya. -- Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED] Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
