Kalau menurut saya, arahat dalam melakukan suatu hal pasti atas dasar pertimbangan berlandaskan kebijaksanaan sempurna. Jadi, tidak hitam putih pasti mau atau tidak mau, tetapi tentu ada pertimbangan bijaksana di balik semua tindakannya.
"w_lodiman" <[EMAIL PROTECTED]> Others, 06/16/2007 12:47 AM GMT Sent by: [email protected] To: [email protected] cc: Subject: [MABINDO] Re: Kesempatan Langka Kalau Arahat pasti gak mau nonton film ya? Kalau Arahat juga sudah pasti gak punya emosi ya? (dari posting yang lain disebutkan secara tidak langsung bahwa seorang Arahat pasti tidak akan "terpengaruh" karena efek di luar dirinya, dalam hal tersebut disebutkan mengenai tontonan..) Mohon pencerahannya... Terima Kasih. Best regards, William --- In [email protected], Sumedho Benny <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Mungkin nga ada yang berani ambil 'resiko' melecehkan arahat kali. > > Nga usah jauh2x nonton film horor, kalau bisa diajak nonton film saja > sudah pasti bukan arahat. > > > Sati, > Sumedho > [Non-text portions of this message have been removed]
