Kadafi,
Semua apa yang keluar dari hati. Kalau kata2 anda seperti itu, saya yakin
hati anda tidak jauh berbeda. Mungkin anda pandai berkata2. Tapi andaikan kata2
itu dibuktikan, mungkin akan lebih baik daripada hanya jadi gong yang
berkumandang tanpa arti.
Kalau memang anda orang Indonesia yang ingin memajukan negara ini, berbuatlah
sesuatu. Jangan hanya menulis/mengajak orang untuk membuat kerusuhan.
Sy tidak akan memanjangkan hal ini. Karena apapun bentuknya, sy tetap akan
menjadi orang Indonesia. Apapun yang terjadi, akan kah hancur negara ini atau
akan kah berkembang pesat negara ini. Saya tetap cinta tanah air saya. Apapun
yang Pemerintahaan saya lakukan demi kebaikan negara ini saya pasti dukung.
Kecuali KORUPSI.
Bless U
kadhafi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Yola yth.
Tentu saja kita sepakat kalau yang datang kerumah kita adalah orang yang
baik, bukan penjahat apalagi pembunuh, pastilah kita akan menyambutnya dengan
baik. Lihat saja bagaiaman negeri ini menyambut Presiden Iran beberap waktu
lalu. Tak seorang pun masyarakat Indonesia yang menyerukan penolakan. Atau
mungkin juga kalau Negeri ini mengundang Presiden Bolivia atau Venezuela, saya
yakin masyarakat ini akan menyambutnya dengan sangat ramah. Tapi kalau yang
datang adalah pembunuh (berdarah dingin) dan agresor, bagaiamana hati nurani
kita mau menyambutnya dengan baik.
Kenapa saya sebut pembunuh atau agresor, fakta ada di hadapan mata kita
sampai hari ini, dan semua orang tau apa yang terjadi di Palestina, Libanon,
Afganistan beberap awaktu yang lalu. Pembantaian manusia memang pernah juga
terjadi di negeri ini, tapi kan sudah ada koreksi untuk tidak melakukan hal
serupa, dan sampai sekarang kita hampir tidak mendengar lagi adanya pembantaian
besar-besaran terhadap rakyat Indonesia oleh orang Indonesia sendiri.
Bandingkan dengan Amerika (Bush) yang sudah mendapat kecaman dari seluruh
penjuru dunia, tapi tetap saja mengeluarkan kebijakan agresi militer terhadap
negara lain (yang mereka tidak sukai), membunuh banyak orang di sana. Sebentar
lagi agresi militer ke Korea Utara dan Iran oleh Amerika mungkin akan dilakukan.
Di Indoensia sendiri Agresi yang dilakukan oleh Amerika (Bush) sesungguhnya
telah memiskinkan rakyat bangsa ini, jauh lebih kejam dari pembantaian sesaat
yang dilakukan BUsh di negeri lain. Parahnya lagi, pemerintah kita masih mau
dijajah secara ekonomi oleh Amerika.
Benar kalau negeri kita kaya raya, tapi coba teliti secara jernih juga,
kemana sumber daya alam negeri ini berlabuh, siapa yang menyedotnya. Sangat
jelas dan kasat mata. Aku tidak yakin orang Indonesia tidak mampu memanfaatkan
kekayaan alamnya sendiri. Pasti bisa, tapi persoalannya tidak diberi
keleluasaan dan kesempatan untuk mengolahnya. Pemerintah kita masih lebih
percaya tambang, hutan, laut dll dikelola oleh perusahaan2 multinasional
(kebanyakan dari Amerika) ketimbang dikelola oleh perusahaan milik anak2 negeri
ini sendiri.
----- Original Message -----
From: Yola Kano
To: [email protected]
Sent: Friday, November 17, 2006 4:33 PM
Subject: Re: [mediacare] AS, George W. Bush ! Kita Transfer aja Ilmunya untuk
bangun Indonesia supaya makmur!
Bung Kadhafi,
Menurut pendapat saya, lebih baik kita melihat posisi positif nya.
Soalnya kalo kita masih saja mengintimidasi seseorang (dalam hal ini seorang
Presiden) maka, hasil yang akan kita terima adalah, kepuasan sendiri & sesaat
saja.
Hasil dari intimidasi itu adalah perpecahan & kekacauan. Apakah hal ini yang
anda inginkan? Kalau saja Bumi Pertiwi bisa bicara, mungkin dia akan teriak
MINTA AMPUN.......
Sama seperti dalam rumah tangga, apabila kedatangan tamu besar, pasti
senanglah hati tuan rumah tersebut. Apalagi setelah diundang, ternyata undangan
tersebut bersambut. Anda pasti akan menyiapkan segala sesuatu untuk
menyenangkan tamu tersebut. Dan akan berusaha sedemikian rupa membuat tamu
tersebut betah.
Bayangkan diri anda seorang Presiden dari negara tersebut, yang kemudian
diundang ke negara yang kecil? Akan kah anda menghancurkan negara tersebut?
Apakah itu yang sudah ditanamkan oleh orang tuan anda? Saya yakin, yang ada di
hati nurani seorang manusia adalah membantu.
Kalau hasil bantuan dari Amerika itu minta dibalas, mana mungkin sih negara
itu minta balasan, lagian apakah kita bisa membalasnya?? Lihat pakai mata yang
jernih, akan kah kita mampu? Negara kita ini makmur, tapi orang Indonesianya
sendiri tidak mampu memanfaatkannya. Kalau pun ada negara lain yang
memanfaatkannya, saya yakin itu sudah ada kesepakatan. Jangan lah di umbar2
yang tidak jelas.
Usahakanlah jangan seperti orang yang tidak punya hati & pendidikan yang
tinggi.
Presiden Juga Manusia, Punya Hati Punya Rasa
Jangan kau samakan dengan pisau belati....
.
kadhafi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Aku sendiri tidak yakin kaloau saja kedatangan Bush bisa mengubah wajah
Indonesia menjadi lebih CERIAH. Niat Amerika memberikan bantuan menurutku sama
sekali bukan tanpa imbalan, posisi tawar Indonesia dimata Amerika sangat lemah,
sehingga apapaun yang di inginkan Amerika, terutama melalui lembaga ekonomi
internasional-nya pasti akan di turuti, ini terjadi karena pemerintah kita
masih sangat tergantung dengan uang dari Amerika dalam bentuk Utang Luar Negeri.
Dipihak lain Bush telah membunuh jutaan manusia (muslim) di bumi ini melalui
kebijakan perangnya di berbagai negara muslim. Menerima Bush bisa berarti juga
menunjukan penerimaaan negera kita terhadap tragedi pembantaian manusia itu.
Kita tidak mungkin tau agenda tersembunyi yang di bawa Bush. Yang di
gembar-gemborkan selama ini adalah bantuan yang akan dibawa, tapi sesungguhnya
saya yakin ada agenda tersembunyi yang akan di bawa ke Indonesia, terutama
tentang pengamanan aset-aset bisnis Amerika di Indonesia, seperti yang seringa
di katakan Amin Rais bahwa Bisnis yang dijalankan oleh Amerika di Indonesia
adalah bentuk penjajahan ekonomi yang dilakukan Amerika terhadap Indonesia.
Lihat saja beberapa perusahaan multinasional yang bergerak di bidang
pertambangan dan minyak....
Jadi Bush wajar dan layak untuk di tolak masuk Indonesia
----- Original Message -----
From: Jereweh Sumbawa
To: Media
Sent: Thursday, November 16, 2006 8:49 AM
Subject: [mediacare] AS, George W. Bush ! Kita Transfer aja Ilmunya untuk
bangun Indonesia supaya makmur!
Artikel ini saya forward karena menurut saya pribadi kita harus cerdas
menyikapi kedatangan Bush, bukan asal demo sana demo sini dan akhirnya energi
habis sia sia. Kalau mau demo seharusnya sebelum bantuan America mengalir ke
Indonesia. Juga kita ketahui alat alat tempur Indonesia yang dikirim ke Libanon
ternyata memakai kapal perang America.
Tadi malam dengar di Metro TV bahwa nantinya anak anak Indonesia sampai 80%
akan dapat bantuan kesehatan dari America, dan America tidak mengatakan mereka
hanya anak anak yang di Bali, Irian dan Manado saja yang dapat bantuan
kesehatan tapi untuk semua anak anak Indonesia tidak pandang agama. Dan bukan
hanya kesehatan juga pendidikan anak bangsa Indonesia akan dibantu.
Ketika kita sudah dibantu mengapa kita anti pati dengan yang sudah membantu
kita, kita selama ini antipati kepada America karena rasa solider dengan rakyat
Irak, Afganistan, Palestina, lalu bagaimana rakyat kita yang masih banyak
meminta minta di jalan, korban Lapindo, TKI yang menjadi korban sex dan masih
banyak anak anak bangsa yang tidak sanggup membayar biaya sekolah.
Semoga kedatangan Bush bisa mengubah bangsa Indonesia menjadi lebih cerdas,
dan melepaskan bangsa ini dari kemiskinan.
---------- Forwarded message ----------
From: Rudy Prabowo <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Nov 15, 2006 10:51 PM
Subject: AS, George W. Bush ! Kita Transfer aja Ilmunya untuk bangun Indonesia
supaya makmur!
.
Kita Transfer aja Ilmunya untuk bangun Indonesia supaya makmur!
Nabi Muhammad SAW pernah berkata, "Tuntutlah Ilmu sampai kenegeri China"
Memang China, pada zamannya Nabi adalah sumber Ilmu Pengetahuan, baik
kesehatan maupun pendidikan.
Tapi sekarang Sumber itu dipegang AS, bahkan 15 tahun yh lalu China mengirim
pelajar2nya ke AS, dan mentransfer Ilmu ke negeri China. Mereka yg sdh
menyadap Ilmu tsb, pulang kenegerinya dan mengaplikasikan ilmu tsb dengan
membangun industri dan ekonomi di China, coba lihatlah bagaimana perekonomian
China sekarang ? Bahkan diChina dibangun pabrik Microsoft sebagai pusat Reseach
terbesar didunia !
Nah bangaimana dengan Indonesia terhadap AS dan George W. Bush ??
Presiden AS, George W. Bush sebentar lagi sudah menginjakkan kakinya di
Istana Presiden Bogor. Tidak semua masyarakat Indonesia setuju atas kunjungan
tsb, hal ini dapat kita cermati adanya unjuk rasa yg hampir setiap hari
disekitar Istana Presiden Bogor maupun didepan Kedubes AS di Jakarta. Tampak
dari pedemo itu dari Ormas Islam dan para simpatisan terutama dari FPI-Front
Pembela Islam dan Hizbut Tahir, bahkan mahasiswa, remaja serta anak-anakpun
ikut berdemo.
Substansi dari Demo itu terutama menganggap AS sbg teroris dunia dan musuh
Islam dan George W Bush sebagai imperialis serta penjahat perang.
Sesungguhnya kunjungan George W Bush ini adalah lanjutan kunjungan bilateral
antara Kepala Negara Indonesia dengan AS, yang sudah dimulai sejak masa
Presiden Megawati berkuasa.
Bagaimana kalau rakyat Indonesia "Unjuk Rasa" supaya ada kerjasama bilateral
dibidang Pendidikan? Kita transfer aja Ilmunya dari sana, lalu kita bawa pulang
ke Indonesia untuk membangun negara kita yang sangat miskin ini, seperti China
itu.
Sebab kalau kita menentang dan menekan terus, belum tentu rakyat Indonesia yg
masih dihimpit kemiskinan ini tahu2 menjadi makmur, ya semacam "Miracle".
Semoga Kita Semua menjadi orang Bijak dan Kesadaran juga terbuka !
---------------------------------
Sponsored Link
Degrees for working adults in as fast as 1 year. Bachelors, Masters,
Associates. Top schools
---------------------------------
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.