halo sahabat,

kalau kita baca message beberapa teman yang diposting
di Milis, kita bisa heran, contohnya..

Potret (Keliru) Poligami 
Cobaan dari Allah SWT untuk jemaah haji Indonesia 
The Next Bill Gates? A Chinese! 
Geger "Kristenisasi" di Depok 
Tuhan kelelahan 
Mengapa Kita Khawatir dengan Syariat Islam dalam
berbangsa 
Adu jangkrik : Shiyah dan Sunni di Timur Tengah 
aa gym dan ferry surya 
Poligami? Jangan cari excuses lewat 

Banyak sekali energi yang terbuang sia-sia hanya
mempermasalahkan nenek moyang kita.  ada yang
mempertentangkan AA Gym dan Ferry Surya, sampai-sampai
masalah Jemaah Haji yang kelaparan dijadikan bahan
untuk mempertentangkan antar agama.

Sungguh kita merasa sedih, sebab kalau dirunut-runut,
nenek moyang kita semua adalah Negara Sriwijaya, yang
pusatnya di Palembang, dan kita masih mempertentangkan
antar suku.  Suku ini, itu, kita lupa bahwa kita semua
pendatang dari pusatnya bangsa Melayu di Palembang.

Namun kalau dulu, Bangsa kita jaman Sriwijaya
membangun tempat ibadahnya yang paling megah sedunia
yaitu Borobudur di Jawa Tengah, kita masih
mengagung-agungkan suku ini, agama itu, apa tidak malu
dengan nenek moyang kita?

Susah-susah Dr. Soetomo, Ki Hajar Dewantoro
memperjuangkan Negara Kesatuan Indonesia, kita masih
mengeyel-eyel Islam melawan Budha, atau
Kristenisasi... dan kita lupa, nenek moyang kita juga
pernah beragama Budha, Hindu, bahkan dulu nenek moyang
kita juga Pithegantropus Erectus, kita masih
menganggap agama yang satu dipertentangkan dengan
agama yang lain.

Mari kita berpikir positif, kalau sudah meninggal,
kita semua juga jadi abu... tidak ada warna kuning,
coklat, atau merah.

salam,
Goenardjoadi Goenawan


Kirim email ke