Pak Manneke, maaf saya membawa2 nama pak Manneke dalam postingan yg lalu tanpa penjelasan apa sebabnya. Padahal waktu sedang menulis nama pak Manneke, pikiran saya terfokus pada debat kita dalam debat 'sensitif' ttg aturan larangan berpakaian menutup wajah di Belanda (yg seharusnya saya tulis secara eksplisit sebagai penyebab mengapa saya melibatkan pak Manneke).
Kalau membicarakan dokumenter tsb, kita tak perlu membuat garis tajam yg membedakan Yahudi dg Kristen sebab periode yg digambarkan oleh tayangan tsb adalah perioda kurang 4 abad setelah Jesus di salib, ini sesuai kutipan/ copy-an URL yg sudah saya kirim ke pak Manneke. Jadi lebih baik kita bicara secara umum dg istilah 'umat pengikut Jesus' walaupun judulnya menggunakan istilah '(the First) Christians'). Sebab umat penganut (versi awal) ajaran Yahudi dan (versi awal) Kristen dalam perioda itu hanyalah sebagian (kecil?) dari berbagai aliran pengikut2 Jesus waktu itu. Ttg istilah 'blasphemy', saya menggunakannya dg tujuan untuk memperbaiki pengertian umum yg sekarang digunakan orang banyak dg memasukkan pemahaman baru yg lebih proporsional thd arti kata ini (yg merupakan bagian yg saya sebut di postingan yl sbg 'elements of surprise'. Pengertian umum tsb perlu diperbaiki sebab jika dibiarkan saja, bisa menjadi pembenaran untuk melakukan reaksi2 dan tindakan2 yg merusak oleh orang2 yg dg mudahnya merasa ADA 'blasphemy'. Dg pengertian yg baru ini, saya secara eksplisit berani menyatakan bahwa bagi umat Kristen dan Yahudi yg FANATIK (yaitu yg percaya hanya pada satu konsep/ tafsiran agama), tayangan ini mengandung 'blasphemy'. Hanya saja reaksi umat Kristen dan Yahudi fanatik mungkin berbeda dg reaksi umat Islam thd 'blasphemy'. Sebab bagaimana dan apa bentuk reaksi suatu 'blasphemy' thd suatu 'organized religion', sangat tergantung dan ditentukan pada reaksi pimpinan2 tertinggi setiap (organisasi) agama tsb? Untuk komentar yg lain2, sudah saya tanggapi di postingan2 lama. Salam MOD: Diskusi tentang blasphemy kita sudahi sampai disini saja ya? Selanjutnya via japri atau di milis ZAMANKU. --- In [email protected], manneke <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
