> rachmat hidayat <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> kalau mau poso aman, tarik Densus 88, bukankah disana sudah banyak 
> polisi, apalagi Polres Poso sudah ditingkatkan menjadi Polres 
> Khusus, yang nota bene personelnya lumayan, masa warga yang cuma 
> berapa gelintir orang yang ga punya keahlian apa apa, harus melawan 
> sama anak buahnya Gorris yang katanya dibekali keahlian khusus, 
> hasilnya ya tidak seimbang...ga heran banyak warga yang kena 
> tembak....
>    


Yang mati ditembak itu bukanlah masyarakat biasa, tetapi masyarakat
yang bersenjata menyerang aparat keamanan.  Pengamanan harus dilakukan
dengan tegas bukan harus seimbang.  Keamanan itulah yang harus stabil
bukan kekuatan pengacau dan pengamanannya yang diseimbangkan. 
Pengamanan harus diperkuat melebihi kekuatan pengacaunya.

Densus 88 ini memang khusus dibentuk untuk menghadapi kekuatan
terorist bersenjata.  Siapapun dalam masyarakat yang berusaha
menimbulkan kekacauan akan berhadapan dengan Densus 88.  Jadi
pembentukan Densus 88 adalah untuk menegakkan keamanan bukan untuk
menegakkan Syariah Islam, hal inilah yang perlu dicamkan dalam otak
setiap pendukung teror Islam yang selama ini memusuhi Densus 88.

Selamat saya ucapkan atas keberhasilan Densus 88 dalam menumpas
terorist2 jihad bersenjata yang biadab ini.

Ny. Muslim binti Muskitawati.





Kirim email ke