Saya sependapat dengan Hafsah Salim. 
Penempatan Densus 88 di Poso perlu dalam mencegah
terulangnya kejadian seperti penggorokon tiga siswi
SMU kelas satu dari desa miskin yang lagi jalan kaki
melintasi hutan hendak ke sekolah. Setiap teringat
kebiadaban ini, saya geleng-geleng kepala. Cara keji
ditempuh untuk menciptakan iklim ketakutan.

--- Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> rachmat hidayat <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> kalau mau poso aman, tarik Densus 88, bukankah
disana > sudah banyak polisi, apalagi Polres Poso
sudah        > ditingkatkan menjadi Polres Khusus,
yang nota bene    > personelnya lumayan, masa warga
yang cuma 
> berapa gelintir orang yang ga punya keahlian apa
apa, > harus melawan sama anak buahnya Gorris yang
katanya   > dibekali keahlian khusus, 
> hasilnya ya tidak seimbang...ga heran banyak warga  
 > yang kena tembak....

Yang mati ditembak itu bukanlah masyarakat biasa,
tetapi masyarakat yang bersenjata menyerang aparat
keamanan.  Pengamanan harus dilakukan dengan tegas
bukan harus seimbang.  Keamanan itulah yang harus
stabil bukan kekuatan pengacau dan pengamanannya yang
diseimbangkan. Pengamanan harus diperkuat melebihi
kekuatan pengacaunya.

Densus 88 ini memang khusus dibentuk untuk menghadapi
kekuatan terorist bersenjata.  Siapapun dalam
masyarakat yang berusaha menimbulkan kekacauan akan
berhadapan dengan Densus 88.  Jadi pembentukan Densus
88 adalah untuk menegakkan keamanan bukan untuk
menegakkan Syariah Islam, hal inilah yang perlu
dicamkan dalam otak setiap pendukung teror Islam yang
selama ini memusuhi Densus 88.

Selamat saya ucapkan atas keberhasilan Densus 88 dalam
menumpas terorist2 jihad bersenjata yang biadab ini.

Ny. Muslim binti Muskitawati.





 
____________________________________________________________________________________
Need Mail bonding?
Go to the Yahoo! Mail Q&A for great tips from Yahoo! Answers users.
http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396546091

Kirim email ke