30/01/2007 18:52 WIB
Kekerasan di Rumpin, KSAU Akan Tindak Tegas Aparatnya
M. Rizal Maslan - detikcom
   
  Jakarta - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Mersekal TNI Herman Prayitno akan 
menindak tegas aparatnya yang melakukan kekerasan terhadap warga Desa 
Sukamulya, Rumpin, Bogor, Jawa Barat. Bahkan KSAU juga berjanji tidak akan ada 
lagi tindakan kekerasan atau sweeping oleh aparat kepada warga tersebut.
   
  Janji KSAU itu disampaikan saat menerima 15 orang perwakilan Desa Sukamulya 
yang didampingi Kontras di Mabes AU Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa 
(30/1/2007).
Kedatangan warga dan Kontras itu ingin mengadukan tindakan aparat TNI AU yang 
melakukan penganiayaan dan penembakan dalam sengketa tanah yang akan digunakan 
untuk proyek Water Training TNI AU di Rumpin, Bogor, Jawa Barat. Mereka juga 
mempertanyakan status kepemilikan tanah itu.
   
  "KSAU mengakui adanya tindakan kekerasan yang dilakukan anggotanya. Diajuga 
mengaku bersalah dan menyesalkan kejadian itu," kata Koordinator Kontras Usman 
Hamid usai pertemuan itu.

  Selain itu, kata Usman, KSAU mengaku akan mengambil tanggung jawab pengobatan 
dan kerugian yang menimpa 16 orang yang mengalami penganiayaan, penembakan dan 
penangkapan. "KSAU juga berjanji akan menindak aparatnya dan menjamin 100 
persen tidak akan ada sweeping oleh aparat," ujarnya.
   
  Ditambahkan Usman, KSAU juga telah memerintahkan jajaran TNI AU untuk 
menghentikan sementara proyek pembangunan tempat pelatihan Detasemen Bravo 
Pasukan Khas TNI AU selama penyelesaian sengketa dilakukan bersama dengan Badan 
Pertanahan Nasional (BPN) dan Pemda Bogor.
   
  KSAU juga siap jika dibawa kasus itu dibawa ke pengadilan dan siap melepaskan 
tanah jika kasus itu dimenangkan masyarakat. "Kedua belah pihak mengaku 
memiliki dasar yang kuat. TNI berhak atas tanah itu berdasarkan surat keputusan 
Panglima Angkatan Perang tahun 1950 atas tanah bekas pemerintahan Jepang 
termasuk surat dari Depdagri. Begitu juga versi warga yang memiliki tanah 
berdasarkan surat keputusan Menteri Agraria dan Pemda Bogor," ujar 
Usman.(mar/asy)

 
---------------------------------
No need to miss a message. Get email on-the-go 
with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.

Kirim email ke