Megapa Valentine Days patut untuk dilarang ? 1/. Untuk mem-brain-wash otak manusia tanpa disadari, perlu software khusus untuk menstimulasikan nya, a.l: software human-right issue, democracy, liberalization, freedom dan yang lebih halus lagi melalui software gKASIH SAYANGh yang dibungkus demkian rapih dengan gimmicks berupa hadiah, bunga, pesta, ucapan kasih sayang, ciuman sampai hadiah keperawanan untuk sang kekasih (pernah dengar dengar tidak issue semacam itu ?). Begitu halus terbungkus dalam kata yang indah gKASIH SAYANGh yang di promosikan lewat hari kasih sayang gVALENTINE DAYSh – cepat atau lambat akan merusak otak kita dan tanpa kita sadari kita akan ter-brain-washed untuk menghalalkan apapun pelanggaran kuktur, susila, agama dan tradisi kita, dan mungkin pelanggaran hukum.
2/. Tanpa Valentine Days pun – dahulu kala, kita bisa survive dengan baik. Mengapa kita harus meng-adaptasi suatu kebiasaan baru yang tidak ada nilai positif nya, dan bahkan tanpa kita sadari, akan mem-brain-wash pendirian kita ? Apakah dengan tidak merayakan Valentine Days, kita akan rugi atau menjadi kekurangan sesuatu ? Tidak bukan ? 3/. Cepat atau lambat kebiasaan semcam itu akan membuat kita selalu bermain di Grey Area, atau kita tidak bisa lagi membedakan apa yang pantas dan boleh sesuai kultur kita – ketika kita sudah sedemikian dalam terjebak dalam kerangka gValentine Daysh atau apa pun namanya software pem-brain-wash tsb. Kita yang biasanya bisa mebedakan mana yang benar dan yang salah (mana yang hitam dan mana yang putih), lambat laun kita akan dibiasakan bermain didaerah ABU-ABU, alias yang hitam pun – ya boleh lah asal jangan terlalu hitam, extreme-nya: nanti kita akan memperbolehkan anak gadis kita untuk memberikan keperawanan nya kepada teman pria nya, cuma karena ingin ikutan gValentine Daysh. Tidak mustahil hal tsb.akan terjadi pada kita semua. 4/. Kalau Valentine Days itu betema positif dan sportif, tentu kita akan menerima nya. Seperti tema dalam olahraga (bulutangkis misalnya). Kita diajarkan untuk melihat hitam diatas putih suatu proses kompetisi, ada hitungan yang jelas, ada aturan main yang transparant, ada wasit, penjaga garis, ada penotnon yang bisa melihat hitam putih bahwa proses ini berjalan benar. Tapi dengan hal semacam Valentine Days, kita digiring untuk berpola pikir di daerah abu-abu, tanpa rambu dan norma yang jelas. Pada akhir nya kita akan tersesat sendiri. Edo. --- sholla taufiq <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > benerh atuh....Valentinan kok diributin aja, emang > apa seeh yang jadi psoalan??, mbok ya ho, jadi > orang kudu ngerti perkembangan jaman. selagi itu > bisa bermanfaat kenapa tidak. > > bukankah dalam Islam itu agama yang sangat > aspiratif. inklusif, toleran dan moderat. tapi kalau > kayak gini aku lihat karena kejumudan (babal) akal > penafsir. mentang2 tahu satu kitab tafsir dan baca > kitab fiqh sebentar aja udah kayak ingin menyaingi > Tuhan aja. sok deket dengan-Nya. > > jika valentine itu kita maknai sebagi ujud dari > mahabba kita terhadap sesama kenapa tetap dilarang. > bukankah Allah adalah dzat maha pengasih dan > penyayang? ini kan sama artinya the valentine day? > cuma beda redaksi aja. > > namun, kalau kita berasumsi bahwa semua yang dari > Barat itu jelak dan sebaliknya maka tafsir atas > makna Valentine akan menjadi lain. > sebaliknya, jika balik bertanya "apakah selalu yang > dari Timur itu pasti baik?. > > yang jelas, penolakan atas Valentine adalah sikap > tebar kebencian. tak mengakui bahwa Allah adalah > maha pengasih dan penyayang. dan inilah tanda > kehancuran Agama itu bukan dari agama lain, namun > karena ummatnay sendiri yang akan menghanacurkannya. > bukankah demikian?. na'udzubillah min dzalika > > Debbie Sumual-Patlis <[EMAIL PROTECTED]> > wrote: > Adduuuhhh.. apa sih yg diributin? Demen amat > mengharam2kan. Lagian siapa elu berhak menentukan > haram atau halal? Apakah berbuat baik itu beda2 > dalam agama? Don't play God. > > Di Amrik ini banyak bgt Jewish-nya, mrk gak > kebakaran jenggot kok dgn menyatakan ini perayaan > agama lain. Ingat lho, Jewish itu bukan Kristen dan > mrk pun gemar bertengkar juga. > > Kayaknya berhenti deh dgn sikap sok eksklusifmu > itu. Kasih sayang kan tidak mengenal ekslusivitas. > > Hayo, mau ngomong bahwa kasih sayang seharusnya > dirayakan setaip hari dan tiudak hanya pada > Valentine's Day? Weiii... bebek juga tau kalo itu > mah. Sama aja dong bahwa jasa ibu harus dirayakan > tiap hari dan tidak hanya pada 22 Desember. Baik 22 > Des dan 14 Feb itu hanya sebagai tanda pengingat > aja. > > > > > ----- Original Message ----- > From: Sunny > To: Undisclosed-Recipient:; > Sent: Monday, February 19, 2007 5:56 AM > Subject: [mediacare] Umat Islam Haram Rayakan > 'Valentine's Day' > > > > http://www.antara.co.id/seenws/?id=53107 > > Umat Islam Haram Rayakan 'Valentine's Day' > Banda Aceh (ANTARA News) - Ketua Majelis > Permusyawaratan Ulama (MPU) Provinsi Nanggroe > Aceh Darussalam (NAD) Muslim Ibrahim menyatakan > haram bagi umat Islam untuk merayakan "Valentine's > Day" yang dikenal sebagai hari kasih sayang > tersebut. > > "Perayaan tersebut berasal dari agama lain dan > tidak ada dasar hukumnya dalam syariat Islam. Jadi, > mengikuti perayaan hari kasih sayang itu hukumnya > haram bagi umat Islam," katanya kepada ANTARA > News, di Banda Aceh, Selasa. > > Pernyataan itu disampaikan doktor lulusan > Universitas Al-Azhar Kairo tersebut terkait dengan > "Valentine's Day" yang akan diperingati Rabu > (14/2). > > Muslim menjelaskan, budaya yang diadopsi dari > barat tersebut tidak sesuai dengan ajaran Islam > karena itu berbeda dengan nilai-nilai Islam > terutama dari sisi keyakinan dan pemikirannya. > > Selama ini Valentine's Day sering dimaknai > sebagai hari kebebasan untuk mengekspresikan > kasih sayang kepada pasangan yang berlainan jenis. > > Dia mengatakan, masih banyak momentum besar > lainnya yang bisa dirayakan seperti Lebaran, > Tahun Baru Hijriyah dan perayaan besar agama Islam. > Semua ini perlu mendapat perhatian, bukan pada > momen yang bertentangan dengan ajaran Islam. > > "Saya berharap generasi muda kita bangga dengan > kultur daerah (Aceh) yang sarat dengan nilai > Islami serta dapat mempertahankan identitas dirinya. > Saya juga menghimbau orangtua untuk membina > remaja agar tidak ikut-ikutan merayakan hari > tersebut," tambahnya. > > Muslim menyerukan kepada semua pihak yang akan > merayakan acara "Valentine's Day" di NAD agar tidak > melaksanakannya di area terbuka seperti pantai dan > pusat keramaian lainnya serta dapat menghormati > budaya masyarakat Aceh.(*) > > Copyright © 2007 ANTARA > > 13 Februari 2007 17:58 > > > > > > > > > > --------------------------------- > Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta. ____________________________________________________________________________________ Any questions? Get answers on any topic at www.Answers.yahoo.com. Try it now.
