Buat member milist lainnya, sehubungan belum adanya 
juklak teknis dari MUI tentang kotak uang amal yg dicuri, 
maka bila terjadi di kampung saudara/i, berikan saja.....
Toh uang di dalam kotak itu buat beramal alias buat orang
yang membutuhkan........maling kotak amal jelas-jelas 
orang tidak mampu, kalo mampu, mana mungkin jadi maling!!!



salam,
 



"amartien" <[EMAIL PROTECTED]> 
Sent by: [email protected]
02/26/2007 07:32 AM
Please respond to
[email protected]


To
[email protected]
cc

Subject
Re: [mediacare] Curi Kotak Amal, Digorok






Saya baru mengirim suatu posting, dimana saya kutip dari buku Rioots of 
violence in Indonesia.  Di paragrap terakhir ada dibahas mengenai ini -- 
judulnya adalah: Maling, Maling! The lynching of petty criminals.
 
Keroyokan maling, atau penjahat kelas teri, memang sudah membudaya di 
Indonesia.
 


Sunny <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
REFLEKSI: Berani dikroyok hanya penjahat sebesar ikan teri, tetapi buaya 
darat koruptor kakap dibiarkan bebas menikmati surga dunia.  Said  Agil al 
Munawar [mantan menteri Depag] sikat RP 55 milyar disenyumkan.
 
http://www.poskota.co.id/news_baca.asp?id=30202&ik=4


Curi Kotak Amal, Digorok 

Minggu 25 Februari 2007, Jam: 20:18:00 

PANDEGLANG (Pos Kota) - Diduga curi uang kotak amal milik Mesjid Nurul 
Iman, Yanto, 30, warga Kampung Makui Padasuka, Desa Kalanganyar, Kecamatan 
Labuan, Pandeglang, Banten, tewas mengenaskan digorok massa. 

Tubuh korban ditemukan tergeletak di dipinggiran sawah dengan kondisi 
mengenaskan dipenuhi luka bekas bacokan di sekujur tubuh. Peristiwa 
pengadilan jalanan itu, menyeret 9 warga berurusan dengan polisi di 
Mapolsek Labuan untuk dimintai keterangan. Korban dilarikan ke RSUD 
Pandeglang untuk dilakukan visum. 

Hasil visum ditemukan sejumlah luka terbuka pada leher, kaki dan tangan. 
Barang bukti berupa kotak amal berisi uang Rp. 600 ribu serta senjata 
tajam dan potongan kayu yang diduga dijadikan alat penganiayaan diamankan 
petugas. 

Diperoleh keterangan, peristiwa di Kampung Pasir Tumbun, Desa Pejamben, 
Kecamatan Carita, Pandeglang, ini terjadi sekitar Pk 10.:00. Ketika itu, 
tersangka pencuri kotak amal yang memiliki 2 anak ini dipergoki warga saat 
sedang membongkar kotak amal di dalam mesjid. 

Menghadapi puluhan warga yang mengepungnya, tersangka tidak mampu 
melarikan diri. Ia berhasil ditangkap. Upaya menghindari kemarahan warga, 
tersangka diamankan di rumah tokoh masyarakat setempat. Warga lainnya 
melaporkan kejadian itu kepada petugas di Mapolsek Labuan. 

Masih dalam pengawalan warga, tersangka yang disekap di dalam kamar, 
melarikan diri dengan cara memecahkan kaca jendela. Sialnya, aksi nekad 
tersangka diketahui masyarakat yang sedang berkumpul di luar rumah 
menunggu kedatangan petugas polisi. Tersangkapun dikejar dan berhasil 
ditangkap sekitar 100 meter dari tempat penyekapan. 

Tanpa ampun lagi, warga yang telanjur marah langsung melampiaskan 
kekesalannya dengan memukuli tersangka hingga mandi darah. Tersangka tewas 
ditempat kejadian dengan kondisi luka yang cukup mengenaskan. Puas 
melampiaskan kekesalannya, warga meninggalkan korban begitu saja. 

Saat petugas gabungan Polres Pandeglang dan Polsek Labuan tiba dilokasi 
kejadian tidak menemukan satupun warga. Petugas hanya menemukan korban 
tergeletak di pinggir sawah dalam keadaan sudah tewas. Oleh petugas, mayat 
korban selanjutnya dilarikan ke RSUD Pandeglang untuk mendapatkan visum. 

Kabid Humas Polda Banten, AKBP. Aminudin didampingi Wakapolres Pandeglang, 
Kompol. Rafli A. Razak, Minggu (25/2), mengatakan pihaknya langsung 
membentuk tim yang dipimpin Kapolsek Labuan, AKP. Nur Bagja untuk 
mengungkap kasus penganiayaan tersebut. 

Dalam pengejaran para pelaku penganiayaan turut dilibatkan juga petugas 
Tim Khusus Anti Bandit (TEKAB) Polres Pandeglang. 
Menurut Wakapolres, hanya selang beberapa jam setelah penganiayaan 
terjadi, petugas berhasil mengamankan 9 warga yang diduga sebagai pelaku 
pengeroyokan. “Status mereka masih sebagai saksi bukan sebagai tersangka,” 
ujar Rafli A Razak. 

 

Attachment: gifCqhPMcBZQn.gif
Description: GIF image

Kirim email ke