Tepat sekali Mbak Ani, kelompok2 spt FPI memang sudah benar2 mencoreng wajah Islam. Karenanya saya pikir umat Islam jangan terkecoh dengan label "Islam" dalam organisasi spt. FPI, tak perlu berbagi sentimen dengan mereka: artinya ketika banyak orang angkat suara menentang kelompok anarkis ini, janganlah merasa Islam yang sedang diserang. Sementara saya juga berharap kalangan yang menentang FPI tidak terjebak menjadi menyerang Islam.
Organisasi2 preman seperti FPI harus juga dicounter oleh kalangan Muslim yang 'lurus'. Terus terang, terlalu berat bila non-Muslim yang melakukannya, sebab kelompok2 jahat itu akan mudah memobilisasi sentimen semacam ini: "non-Muslim menyerang Islam" dan strategi itu selalu berhasil, perhatikan saja yang terjadi di milis2: bahkan kalangan yang seharusnya bisa berpikir lebih kritispun mudah terkecoh dengan strategi sentimen agama semacam ini. Salam, Ida Khouw --- In [email protected], AniDj <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > fpi sangat2 menjatuhkan nama Islam. fpi yang arogan, fpi yang sewenang-wenang, bertindak semaunya gue dengan mengatas namakan Islam. Sadarkah mereka? bahwa semua perilaku mereka justru merusak agama Islam yang katanya mereka bela dan mereka junjung tinggi. Apakah memang begitu caranya membela agama? > Teriakan2 ALLAHU AKBAR mengiringi tindakan fpi menghancurkan sebuah kantor, menghancurkan peralatan2 kantor dan merusak sebuah gedung. Miris sekali mendengarnya, ALLAHU AKBAR (Allah Maha Besar) tapi koq ngrusak????? > > Siapa sih pendiri fpi koq pemerintah takut banget untuk menindak tegas organisasi yang terang2an mengatas namakan Islam untuk menhancurkan Indonesia. Mungkinkah fpi ini dibentuk oleh pemerintah sendiri? Kalau memang 'ya' apa maksudnya? kalau 'tidak' kenapa pemerintah takut banget sama fpi. >
