Exactly !
  Ini contoh mentalitas pemimpin yg sangat menyebalkan, mereka main ancam 
bongkar scandal utk kepentingan pribadi nya, bila posisi sudah diujung tanduk 
atau ngusruk,  jurus2 ilmu  culas pun terpaksa dikeluarkan tanpa perduli telah 
melangkahi etika politik atau menjaga professionalism nya.
  Sudah sering kita lihat pejabat/pemimpin2 kita ini saling adu jotos, saling 
ancam, sementara masalah rakyat dan negara makin numpuk ter abaikan, Indonesia 
tak ubahnya panggung dagelan politik picisan yg begitu membosankan utk di 
tonton.
  

 
  Zainal Maarif Contoh Amoral Yang Memalukan !!!

Wakil Partai Bintang Reformasi ini betul2 amoral unethical dan tak
punya malu sama sekali. Manusia ini hanyalah satu contoh dari semua
wakil partai2 agama Islam yang memenuhi jabatan2 kenegaraan yang
katanya mewakili umatnya.

Mulanya dia secara sembunyi2 melakukan skandal sex, karena partai yang
diwakilinya merasa malu, dia lalu ditarik dari jabatan posisinya oleh
partai yang diwakilinya. Permohonan penarikan mundur ini harus
terlebih dahulu disetujui oleh presiden SBY, dan SBY memang tidak
merasa perlu untuk terlibat urusan internal partai PBR ini dan dia
hanya bisa menyetujui usul PBR untuk penarikan wakilnya ini.

Lucunya, Zainal Maarif ini justru marah dan dendam kepada SBY bukan
kepada PBR yang menarik dirinya, dia mengharapkan SBY menolak usul PBR
yaitu partainya sendiri yang ingin menarik wakilnya itu. Untuk
melampiaskan dendamnya, Zainal Maarif ini menyebar fitnah keberbagai
media tentang pernikahan SBY sebelum masuk AkMil. Benar2 stupid, dia
mengharapkan dengan yang dikatakannya terbongkarnya rahasia SBY, DPR
bisa mengusulkan MPR untuk melakukan proses impeachment atau pemecatan
presiden secara tidak terhormat.

Ketua DPR Agung Laksono yang menerima document yang katanya sangat
rahasia ini dari Zainal Maarif jadi naik pitam dan menolak usul Zainal
Maarif yang me-maksa2 dirinya untuk menyodorkan bukti2 ini ke MPR
untuk diteruskan menjadi proses impeachment atau pemecatan presiden
secara tidak hormat. Benar2 memalukan sikap Zainal Maarif yang idiot
ini, CD orang nikah diserahkan kepadanya, padahal yang menikah itupun
tidak jelas orangnya, dan yang menyatakan pernikahan itu juga tidak
jelas hubungannya dengan orang yang menikah dalam CD itu.

Menurut ketua DPR, urusan pribadi orang menikah kenapa harus dijadikan
bahan pemecatan???? Tanggal pernikahannya tidak dicantumkan, surat
nikahnya juga tak ada copy-nya, dimana menikahnya juga tidak
dijelaskan. Lalu apanya yang dianggap melanggar etika ??? SBY
menikah cuma dengan satu isteri tidak melakukan Poligamy, juga tidak
terlibat skandal perzinahan seperti halnya Zainal Maarif yang berzinah
dengan businesswoman yang mengharapkan bisa memenangkan tender2
melalui jabatan Zainal Maarif.

Yang paling parah, Zainal Maarif sudah dinasihatkan oleh banyak
penasihat hukumnya bahwa tindakannya itu amoral dan sama sekali tidak
memungkinkan dia untuk menang bisa melemparkan tuduhan bohong ini,
malah akan jadi bumerang dia bisa dipenjarakan atas tuduhan fitnah dan
dia dipaksa ganti rugi dimana semua harta bendanya bisa disita hingga
jatuh miskin. Tetapi karena pengertian dan pemahamannya tentang
hukum, tentang moral, dan tentang etika sangar rendahnya, dia tetap
menjebloskan dirinya kedalam perangkapnya sendiri. Dia meneruskan
fitnahnya katimbang meminta maaf. Dia tidak tahu dimana kesalahan
dirinya, tetapi dia merasa tahu dan yakin akan kesalahan SBY yang
dituntutnya. Padahal, andaikata SBY melakukan kesalahan, maka yang
menuntut harusnya DPR/MPR bukan Zainal Maarif, dan sekarang pihak DPR
saja sudah menolak untuk melanjutkan memperbincangkan fitnah ini, lalu
apa yang masih bisa diharapkan oleh Zainal Maarif ini ???

Zainal Maarif hanyalah satu dari puluhan contoh wakil2 dari partai2
Islam yang bergelimangan memenuhi jabatan wakil2 rakyat maupun jabatan
pejabat2 pemerintahan yang sama sekali tidak produktive bahkan
kontra-produktive. Seperti sudah saya jelaskan dalam tulisan2
sebelumnya, semua partai2 agama Islam seharusnya dilarang untuk ikut
kontest merebut jabatan karena pengetahuannya sebatas hanya agama
Islam yang tidak mengenal etika politik maupun ilmu kenegaraan. 
Syariah Islam bukanlah ilmu politik dan tidak mengenal system
kenegaraan yang kita kenal sekarang ini.

Ny. Muslim binti Muskitawati.






Web:
http://groups.yahoo.com/group/mediacare/

Klik: 

http://mediacare.blogspot.com

atau

www.mediacare.biz

====================
Untuk berlangganan MEDIACARE, kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links





       
---------------------------------
Fussy? Opinionated? Impossible to please? Perfect.  Join Yahoo!'s user panel 
and lay it on us.

Kirim email ke