Beli Made, Menempatkan personil spion/telik sandi oleh suatu negara di negara lain tertentu sudah bukan rahasia lagi. Begitu pula negara kita. Terutama oleh dan dalam negara negara yang berperan besar atau terlibat secara intensif dalam konstelasi politik, ekonomi ataupun bidang lainnya di dunia.
Mencontoh strategi perang Tsun Tzu, penyusupan telik sandi yang berhasil itu sudah merupakan sebagian besar kemenangan. Tentu saja pada jaman sekarang perang itu tidak hanya perang fisik militer. Melainkan bisa perang ekonomi, perdagangan, sengketa perbatasan dan lain lainnya. Mengenai salah atau benarnya negara kita, itu sangat relatif dan subjektif. Mungkin menurut norma kita sesuatu itu benar, tetapi belum tentu dipandang benar pula oleh negara lain. Apalagi kalau negara lain itu mepunyai kepentingan di negara kita, yang boleh jadi kita tidak/belum tahu. Mungkin rekan rekan lain di milis ini bisa menguraikan dan memberikan contoh contoh dari butir butir yang saya utarakan di atas. Matur sekseme beli Made. ----- Original Message ----- From: imcw To: [email protected] Sent: Tuesday, September 11, 2007 2:38 PM Subject: [mediacare] Re: Intel Arab? salam Supriyadi, mengapa kita tidak ikut menempatkan intel kita di negara lain terutama negara negara yang terkenal dengan kekejamannya menyiksa dan memperkosa tki?... dalam dunia spionase hal ini sudah menjadi keharusan...jangan jangan tanpa kita sadari milis ini juga disadap oleh agen agen asing... akhir kata, kalo kita memang merasa tidak melakukan hal yang aneh dan jahat, mengapa harus takut?, mau disadap kek, mau diintip kek terserah mereka...toh kalo nggak nemu apa apa mereka akan bosan sendiri... [jangan jangan di kamar mandi saya ada kamera agen asing ya?...:)] -- i made cock wirawan http://www.blogdokter.net Supriyadi quotes, S> Kalau kita amati benar benar pendapat jendral Ryamizard yang S> disampaikan oleh saudara Fauzan, yang dimaksud adalah, di S> Indonesia ini berkeliaran 60.000 agen rahasia asing. Artinya S> dari berbagai negara, bukan melulu dari Israel. Mungkin cara S> penulisannya kurang akurat sehingga menimbulkan bias penafsiran. S> Perlu diingat pula bahwa agen rahasia asing tidaklah selalu S> warganegara dari negara asing itu, melainkan bisa dari dalam S> negeri sendiri.
