Pada 19 September 1991, ditemukan sosok mumi di pegunungan Alpen, dekat perbatasan antara Austria dan Italia. Mumi berwujud manusia tertua itu diberi nama Otzi. Diperkirakan berasal dari 3.300 Sebelum Masehi.
Sekujur tubuhnya penuh dengan tatoo. Diperkirakan ia dulunya berprofesi sebagai dukun alias medicine man (bahasa modern: dokter). Nah, apakah si Otzi ini termasuk keturunan almarhum Adam dan Eve, atau barangkali teman almarhum Abraham yang nyasar ke pegunungan es Alpen? Kalau Anda merasa masih keturunan Otzi, silakan berziarah ke Museum Arkeologi South Tyrol di Bolzano, Italia. ----- Original Message ----- From: Sunny To: [email protected] Sent: Thursday, September 20, 2007 9:47 AM Subject: Re: [mediacare] Nabi Adam di Tengah Arus Teori Evolusi http://www.ananova.com/news/story/sm_1886208.html Indian man's 13-inch tail Thousands of people are queuing up to worship a man with a 13 inch tail in India. Chandre Oram, from Alipurduar in West Bengal, is regarded as an incarnation of Hindu monkey god Hanuman. Mr Oram also loves climbing trees and eating bananas, according to the Press Trust of India. He said: "People have a lot of faith in me. They are cured of severe ailments when they touch my tail. I believe I can do a lot of good to those who come to me with devotion." However, doctors say his tail is a rare but known congenital defect and that he is not a god. Although it has made Mr Oram an object of devotion, it has also brought him some problems. He added: "Almost 20 women have turned down marriage proposals. They see me and agree, but as soon as I turn around, they see my tail and leave. "I have decided to marry the woman who accepts me and my tail. Or else, I'll remain a bachelor like Hanuman." Doctors have offered to remove the tail surgically but MrOram has refused their help. His sister Rekha said: "He will not survive without his tail. It has become part of his being, his existence." ----- Original Message ----- From: Karma, I Nengah [Kalki Awatara] To: [email protected] Sent: Thursday, September 20, 2007 1:18 AM Subject: RE: [mediacare] Nabi Adam di Tengah Arus Teori Evolusi ada pak dari agama bumi,yang menyatakan manusia berasal dari monyet. Sebagai bukti manusia masih punya tulang ekor ---------------------------------------------------------------------------- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of [EMAIL PROTECTED] Sent: Tuesday, September 18, 2007 11:10 PM To: [email protected] Subject: Re: [mediacare] Nabi Adam di Tengah Arus Teori Evolusi Saya sangat tertarik dengan teori bahwa Adam dan Hawa mewakili konsep makhluk yang berbeda dengan ciptaan Tuhan lainnya. Saya juga sepakat bahwa manusia merupakan image of God dan mungkin diharapkan bisa berlaku bijaksana serta memiliki sifat-sifat ketuhanan dengan segala keterbatasannya sebagai makhluk. Tapi keberadaan manusia dalam jumlah banyak dan ada di mana-mana, menurut saya belum menjawab asal muasal kehidupan manusia. Apakah manusia serta-merta berada di bumi dalam jumlah banyak sejak awalnya? Atau manusia yang banyak itu merupakan hasil evolusi seperti teori Darwin? Ataukah ada teori dari agama2 non-Ibrahim yang menjelaskan asal muasal manusia? --------------------------------------- Re: Nabi Adam di Tengah Arus Teori Evolusi Posted by: "Wielsma Baramuli" [EMAIL PROTECTED] wedekabe Date: Tue Sep 18, 2007 1:30 am ((PDT)) Temans, Masalahnya bukan gap antar kepercayaan (agama) dan IP, karena keduanya juga bergantung pada metodologi dan intepretasi. Masalahnya adalah karena kepercayaan (agama) di klem sebagai satu-satunya penjelasan resmi dan sahih mengenai ralitas kehidupan, termasuk mengenai manusia. Apalagi legitmasi agama bersifat ilahi sedangkan IP legitimasinya manusiawi. Jadi, demi dan atas nama ilahi, agama mendapat tempat yang istimewa sebagai penjelas utama atas segala kenyataan. Dan berdasarkan status ini, incestpun mendapat tempat jika sesuai dengan maksud agama? Mengerikan! BTW. Dalam tradisi kristen perkara Kain dan Habel bukan soal saudara kembar yang ditukar (memang kalau ditukar begitu bukan incest ya?) melainkan soal bahwa yang satu (Kain) mepersembahkan hasil kerjanya yang tidak disukai Tuhan, sedangkan hasil kerjan Habel berkenan dan disukai Tuhan. Kain marah dan membunuh adiknya Habel. Kembali pada pokok masalah. Saya tidak percaya bahwa Adam dan Hawa itu mewakili konsep manusia secara fisik. Saya lebih percaya ini konsep mengenai eksistensi manusia. Bahwa manusia secara hakiki (dalam teologi Yahudi), adalah ciptaan Tuhan yang berbeda dengan makhluk lainnya, dan bahwa manusia itu merupakan image of God. Sekaligus ini menunjukkan kekurangan teori evolusi yang sering disederhanakan bahwa manusia berasal dari spesies tertentu (bukan manusia), yang kemudian mengalami evolusi menjadi manusia sebagaimana adanya sekarang. Jadi, manusia bisa banyak dan ada di mana-mana, dan nenek moyang manusia bermacam-macam, sesuai dengan tempat dan wilayahnya. Tidak perlu ada legitimasi insest di dalam perkembangan sejarah manusia. Kalau toch terjadi insest, itu bukan karena alasan demi perkembangan keturunan manusia, tetapi ada masalah kebudayaan yang menyentuh masalah- masalah pengaturan relasi seksual dalam komunitas tersebut. Salam, Wedekabe "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Mohon ijin ikut nimbrung juga dalam diskusi ini. Selalu ada jarak (gap) antara kepercayaan dan ilmu pengetahuan. Suatu saat orang percaya bahwa bumi itu datar dan beberapa abad kemudian baru terbukti secara ilmiah bahwa bumi itu sebenarnya bulat. Sekitar abad ke- 7 orang2 tidak percaya dan mencela berita adanya seorang manusia yang bisa melakukan perjalanan dalam satu malam antara Mekah dan Jerusalem. Belasan abad setelahnya, manusia terbang dari Indonesia ke Eropa dalam waktu 13 jam saja. Gap antara kepercayaan dan ilmu pengetahuan memungkinkan berkembangnya ilmu pengetahuan itu sendiri, mendorong manusia membuktikan apa yang selama ini menjadi kepercayaannya. Tentang incest, menurut kepercayaan agama2 Ibrahim, Adam dan Hawa (Eve) memiliki 2 pasang anak kembar lain jenis: Habil (Abel) dan Kabil (Cain) masing2 dengan pasangan kembarnya yang perempuan. Tuhan melarang pernikahan antara Habil dan pasangan kembarnya ataupun antara Kabil dan pasangan kembarnya. Pernikahan harus dilangsungkan silang antara Habil dengan pasangan kembarnya Kabil dan sebaliknya. Dengan demikian Tuhan telah melarang pernikahan antar saudara (incest) dengan segala keterbatasan yang ada saat itu (cuma ada 6 manusia, Adam dan Hawa serta ke-4 anaknya). Sayangnya larangan Tuhan itu telah menciptakan kecemburuan di antara Habil dan Kabil sehingga terjadilah pembunuhan pertama sesama manusia di atas muka bumi. Silahkan dibuktikan secara ilmiah kebenaran atau ketidakbenaran dari kepercayaan ini. -------------------------------------------- Re: Nabi Adam di Tengah Arus Teori Evolusi Posted by: "Wielsma Baramuli" [EMAIL PROTECTED] wedekabe Date: Sun Sep 16, 2007 8:16 pm ((PDT)) Maaf, ikut nimbrung nih! Saudara Arfi berarti setuju bahwa karena manusia hanya punya satu nenek moyang (Adam dan Hawa/versi agama-agama semit) berarti manusia yang ada sekarang ini adalah hasil insest? Bukankah agama-agama ini melarang insest? Gimana dong? Salam, Wedekabe RM Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > --- In [email protected], a bambani <a_bambani@> wrote: > > > > Pak Danardono, saya sarankan Anda membaca buku > > "Mapping Human History" yang ditulis Steve Olson. Buku > > itu membongkar relasi genetik berbagai bangsa di > > dunia. Poin yang paling menarik adalah, ras sebenarnya > > konstruksi budaya. Secara genetik, perbedaan antara > > caucasoid dengan aborigin itu hanya beberapa persen > > artinya ras tidaklah relevan. > > > > Kemudian, jelas semua manusia yang ada sekarang (dalam > > berbagai penampakannya di bumi utara dan selatan) > > adalah homo sapiens. Kita semua membawa ciri genetik > > DNA dan mitokondria yang sama dari nenek moyang kita. > > Kita memiliki 'Hawa' yang sama, kata Olson. > > > > Jadi, tidak sulit kok membayangkan kita semua > > (manusia) adalah saudara kandung yang diturunkan dari > > satu ibu yang sama. Istilah Olson adalah "Hawa > > Mitokondria". > > > > tabik, > > > > arfi > > Lha mohon petromaxnya, apakah ada bukti bahwa semua homo sapiens berasal dari manusia Adam dan manusia Hawa dengan pembuktian DNA? Ataukah Adam itu semacam tokoh metaphora (kiasan)? Tabik juga Danardono ---------------------------------------------------------------------------- No virus found in this incoming message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.5.487 / Virus Database: 269.13.22/1015 - Release Date: 9/18/2007 11:53 AM ------------------------------------------------------------------------------ No virus found in this incoming message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.5.487 / Virus Database: 269.13.25/1018 - Release Date: 19/09/2007 15:59
