pak danar,

baiknya memang dipisahkan saja urusan asal-usul manusia
versi ilmiah dengan versi kitab suci.

sejak awal saya sampaikan versi ilmiah, berdasarkan dua
buku tulisan olson dan wells. tidak ada kutipan kitab suci satu
ayatpun.

mungkin anda bisa tunjukkan juga bukti ilmiah (buku, etc) bahwa
manusia dari sononya sudah berbeda-beda karena nenek
moyangnya berlainan.



At 12:35 PM 9/25/2007 +0000, you wrote:

>Kok jauh jauh ke Sorong mas, di Ngawi juga banyak wanita cantik yang
>rambutnya agak cokelat (gak dicat) dan mata cokelat. Disana waktu
>Belanda masih berkuasa, ada penjara besar, yang di awaki banyak
>personel Belanda. Juga di kema, Minahasa, banyak orang yang bertype
>barat, mereka adalah keturunan Portugis.
>
>Dengan kawin mawin ini mungkin ada campuran antara homo sapiens
>dengan setengah manusia setengah monyet seperti Pithecanthropus
>Erectus ha ha ha.
>
>Mengenai Kitab Suci, mau mengimani bagaimana caranya ya monggo. Tapi
>jangan kita mencoba melegalisasi isi Kitab Suci dengan dalih dalih
>ilmiah gak jalan mas...
>
>Salam
>
>Danardono
>
>PS Saya masih bingung mengenai rumus ilmiahnya yang namanya malekat..


Kirim email ke