> "idakhouw" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Sementara tentang Israel dan kawasan Timur Tengah. Menurut saya kita
> harus belajar lebih arif menyikapinya. Ada banyak hal yang memang 
> layak dan perlu kita kecam dari Israel.


Mengecam Israel bukanlah tindakan yang Arif, apanya yang mau dikecam?
 Israel adalah bangsa pribumi ditanahnya sendiri, dan bangsa ini
diteror oleh bangsa lain dari luar yang beragama Islam.

Orang Arab Palestina bukanlah orang Palestina karena mereka sama
dengan Orang Cina Indonesia yang bukan bangsa pribumi Indonesia.

Tapi Cina Indonesia mau berassimilasi, berbahasa, dan berbudaya sama
yang dianut bangsa Pribumi Indonesia.  Berbeda sekali dengan Arab
Palestina, mereka memaksakan bangsa pribuminya untuk berbahasa Arab
dan beragama Islam dan mereka sama sekali bukan bangsa Palestina yang
beragama dewa2 Philistin.  Orang2 Arab Palestina justru datang ke
Palestina menjagal semua yang percaya dewa Philistine.

Orang Palestina dan Yahudi adalah berasal dari bangsa yang sama hanya
berbeda kepercayaannya.  Mereka yang menyembah dewa2 Philistine
disebut sebagai orang Palestine, sementara yang menyembah Yahweh
dinamakan orang Yahudi.  Baik bahasa, budaya, dan asal usul orang
Palestina dan Yahudi mempunyai sejarah yang sama dan tempat tinggal
yang sama lokasinya.

Kalo kenyataan bahwa bangsa pribumi di Indonesia saja banyak antipati
terhadap keberadaan orang2 Cina Indonesia, seharusnya bangsa Indonesia
justru mengutuk orang2 Arab Palestina yang justru menjajah wilayah
tanah air bangsa Yahudi-Palestina ini selama ribuan tahun.  Orang2
Arab Palestina ini berjuang untuk memusnahkan dan mengusir bangsa
pribumi Yahudi keluar dari bumi ini, jauh bedanya dengan orang2 Cina
Indonesia yang justru perlu mendapatkan belas kasihan akibat perlakuan
bangsa pribuminya di Indonesia.

Dari kenyataan2 ini, dari sudut mana anda memandang bahwa kita harus
bersimpati kepada orang2 Arab Palestina disatu pihak tetapi membenci
orang2 Cina Indonesia dilain pihak ???

Ny. Muslim binti Muskitawati.




Kirim email ke