Salam, Sebagian muslim sekarang hidup untuk kepentingan diri sendiri, sikap saling membantu bagi sesama muslim mungkin hanya ditemui di sinetron, berapa banyak muslim yang mau membantu saudara muslimnya yang berada dalam kesusahan?*lantas kita seolah kebakaran jenggot bila mendengar saudara muslim kita yang jadi perampok karena tidak mempunyai pekerjaan, kita hanya bisa mencerca tapi tidak memberi solusi, kita lantas marah bila saudara muslim kita yang pindah agama demi perut lapar, kita hanya bisa marah tapi apakah pernah kita membantu mereka agar parut mereka kenyang?* Hidup sekarang ini memang serba tidak adil, begitu banyak muslim yang kaya tapi hanya pamer mobil, rumah dll, begitu banyak pula muslim yang hidup susah dan pengangguran, lantas apakah mereka salah merampok demi menghidupi anak istrinya yang lapar, saya kira tidak salah, yang salah orang-orang muslim kaya yang tidak peduli atas nasib mereka, *DAGING BABIPUN DIHALALKAN BILA DALAM KEADAAN TERDESAK.............................. SELAMAT BERJUANG SAUDARA-SAUDARA MUSLIM YANG MENDERITA......................*
On 7/31/07, Agus Setyo Muntohar, ST.,ME.Sc <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Salam, > Ikut urun rembug. Perilaku atau akhlaq seseorang adalah sebagai > barometer baik atau buruknya 'serapan' ajaran agama yang dibawa oleh para > Nabi dan Rasul. Boleh jadi kita sholat, namun sebatas pada memenuhi > sholatnya saja entah ketika sholat hati ini pergi kemana-mana. Bisa jadi > setelah sholat, tidak sedikit yang melakukan maksiat. Berarti ajaran-ajaran > sholat itu belum bisa 'diserap' dan 'diamalkan' dengan baik. Namun bukan > berarti ajaran agama Islam itu salah. Terkadang kita terjerumus dalam > tataran fisis saat membahas konsep. Untuk itu janganlah mudah terkecoh > dengan perilaku orang-orang diluar Islam. Pada dasarnya ada nilai-nilai > universal Islam yang bisa dilakukan oleh setiap orang di muka bumi ini > seperi menolong orang, memberikan sedekah, bahu-membahu dalam kebaikan, dll. > > Mari teguhkan Islam dihati kita. > > *Agus Setyo Muntohar > *Landslide Hazard Research Group, Prof. H.J. Liao Research Group > Department of Construction Engineering > National Taiwan University of Science and Technology > No. 43 Section 4 Keelung Road, Taipei, Taiwan. 10672 > Email: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] > HP: +886-936025474 > > ----- Original Message ---- > From: okki <[EMAIL PROTECTED]> > To: [email protected] > Sent: Tuesday, 31 July, 2007 12:02:48 PM > Subject: [mediamusliminfo] Re: Tanya > > Assalamualaikum Wr Wb > > Mbak atau Mas Arma, Sholat dan Ngaji tidak bisa dijadikan pedoman untuk > menilai perilaku seseorang. Karena mayoritas penduduk Indonesia beragama > Muslim, maka mereka beranggapan seperti itu. Yang harus dilihat adalah > Ajaran Agama-nya terlepas dari perilaku pengikutnya, karena yang namanya > penganut bisa saja hanya menjalankan 10, 20, 30 % saja dari ajaran Agama > Islam. Karena Agama adalah masalah Manusia dan Tuhannya, maka perilaku > seseorang tidak bisa dijadikan alasan menilai Agama tersebut. Bukankah orang > Amerika yang mayoritas beragama Kristen memperlakukan tahanan diguantanamo > dengan sadis ? apakah itu ajaran agama Kristen ? tidak, itu oknum manusia > yang tidak bisa menangkap inti ajaran agamanya. Begitu juga Etnis, tidak > bisa dipakai sebagai dasar menilai seseorang. Seorang Muslim yang baik, > tentu saja menjaga Ibadahnya dan menjaga hubungan antar manusianya. dan > Bagaimana seseorang bisa menilai Ibadah orang lain melebihi Malaikat ? > Malaikat tidak pernah berhenti beribadah, mana ada manusia yang seperti itu > ?. Mohon lebih bijak apabila ada pertanyaan seperti ini. Islam sekarang > sedang dan akan selalu menjadi sorotan. > > Wassalamualaikum Wr Wb > > ----- Original Message ----- > *From:* Arma Reva <[EMAIL PROTECTED]> > *To:* [email protected] > *Sent:* Tuesday, July 31, 2007 10:19 AM > *Subject:* [mediamusliminfo] Tanya > > > Assalamualaikum wr.wb. > > Saya mau tanya, kalo saya perhatikan di lingkungan saya, kelakuan > sehari-hari orang-orang muslim sering kurang bagus dalam pergaulan bila > dibandingkan dengan kelakuan sehari-hari dari orang-orang non muslim. Hal > ini sering membuat saya serba salah bila diskusi masalah agama dengan > kawan-kawan di lingkungan saya. Salah satu contohnya, mereka sering ngomong > : "Si Fulan sih sholat dan ngajinya rajin, bahkan lebih dari malaikat, tapi > kelakuannya jauh lebih jahat dari setan." Dan pada kenyataannya memang si > Fulan tersebut kelakuannya sangat-sangat buruk. Parahnya lagi, keadaan ini > terjadi pada Fulan-Fulan yang lain. Mohon masukan dari kawan-kawan, terima > kasih. > > Wassalamualaikum wr.wb. > > ------------------------------ > Kunjungi halaman depan Yahoo! > Indonesia<http://sg.rd.yahoo.com/mail/id/footer/def/*http://id.yahoo.com/>yang > baru! > > ------------------------------ > Yahoo! Mail is the world's favourite email. Don't settle for less, sign up > for your free account > today<http://uk.rd.yahoo.com/evt=44106/*http://uk.docs.yahoo.com/mail/winter07.html> > . > > > > > -- Best Regards, Soni Suherman --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Antum menerima E-Mail ini karena antum tergabung dalam Google Groups yaitu "Media Muslim Group". (Group Situs http://www.mediamuslim.info). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya ke [email protected] ------------------------------------------------------------------------------------------------------ Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian satu-per-satu. ------------------------------------------------------------------------------------------------------- Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi http://groups.google.com/group/mediamusliminfo Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
