Assalammu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Yaa,...akhi BON JOKI,...sesungguhnya agama Islam ini mudah, jika kita mau 
melaksanakan syariat yang Allah Azza wa zalla berikan melalui  Al Qur'an dan 
Sunnah Rosululloh Sholallohu'alaihi wasallam berdasarkan pemahaman para 
salafush sholeh (Shohabat, Tabi'in, Tabi'ut Tabi'in). 

Jika ada dalil yang shohih mengenai ibadah, maka kita harus memakai prinsip 
"Sami'na wa Atho'na" (kami dengar dan kami ta'at). Janganlah kita beribadah 
berdasarkan istintha (menganggap baik sesuatu hal yang tidak ada 
tuntunan/contoh dari Nabi Sholallohu'alaihi wa sallam), karena istintha 
merupakan "bibit unggul" sebuah kebid'ahan.

Cukuplah akhi Himawan membawakan dalil_2 yang shohih dari Al Qur'an dan As 
Sunnah, untuk menjadi pegangan bagi kita. Untuk itu sebelum kita melakukan 
ibadah, kita harus tahu ilmunya terlebih dahulu (berilmu dahulu baru beramal). 
Jaganlah kita seperti Yahudi yang berilmu tapi tidak beramal atau seperti 
Nasrani yang beramal tanpa Ilmu.

Mohon maaf jika ada kata_2 yang tidak berkenan....


Wa'alaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh

Hilwan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:    DIV {  MARGIN: 0px }    Ada 2 kaidah 
penting yg dipakai jumhur  ulama
 1. Dalam urusan "ibadah", semuanya adalah  terlarang/ haram dikerjakan kecuali 
ada PERINTAH dari Allah Ta'ala  melalui contoh/ teladan dari Rasulullah SAW
 2. Dalam urusan "dunia", semuanya adalah boleh/  mubah/ halal kecuali ada 
LARANGAN dari Allah Ta'ala
  
 Alhamdulillah, Allah Ta'ala telah mengutus Rasul  dan Nabi terakhir Muhammad 
SAW dengan syariat yang sempurna: dari urusan Ibadah,  ahlak, cara makan, cara 
bersuci, cara berpakaian, cara jihad, cara bernegara,  dsb. dari perkara yang 
paling kecil/remeh sampai perkara terbesar sudah lengkap  disampaikan kita 
tinggal meneladaninya.
  
  "... Pada  hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah 
Kucukupkan kepadamu  ni'mat-Ku, dan telah Kuridhai Islam itu jadi agama bagimu 
..." (QS Al  Maidah 03)
  
 Rasulullah SAW sebagai utusan Allah Ta'ala kepada ummat ini telah  menunaikan 
amanah dan menyampaikan risalah dari Allah dengan sempurna. Maka  tidaklah 
beliau Rasulullah SAW wafat melainkan beliau  telah menjelaskan kepada ummatnya 
seluruhnya.
 
Imam Bukhari meriwayatkan dalam Shahih-nya  dari Hudzaifah radhiyallahu 'anhu, 
ia berkata : "Sungguh Nabi shallallahu  alaihi wasallam berkhutbah di hadapan 
kami dengan suatu khutbah yang beliau  tidak meninggalkan sedikitpun perkara 
yang akan berlangsung sampai hari kiamat  kecuali beliau sebutkan ilmunya ... 
." (Shahih Bukhari nomor  6604).
 
Imam Muslim meriwayatkan dalam Shahih-nya  (juz 4 halaman 2217) dari Abu Zaid 
Amr bin Akhthab radhiallahu 'anhu, ia berkata  : "Rasullullah shallallahu 
alaihi wasallam shalat Shubuh bersama  kami.(Selesai shalat) beliau naik ke 
mimbar lalu berkhutbah di hadapan kami  hingga tiba waktu Dhuhur, beliau turun 
dari mimbar dan shalat Dhuhur. Kemudian  beliau naik lagi ke mimbar lalu 
berkhutbah di hadapan kami hingga tiba waktu  Ashar, kemudian beliau turun dari 
mimbar dan shalat Ashar. (Setelah shalat  Ashar) beliau naik ke mimbar lalu 
mengkhutbahi kami hingga tenggelam matahari.  Dalam khutbah tersebut beliau 
mengabarkan pada kami apa yang telah  berlangsung dan apa yang akan berlangsung 
...  ."
  
 Abu Dzar kemudian berkata : Rasulullah shallallahu alaihi wasallam  bersabda : 
"Tidaklah tertinggal sesuatu  yang dapat mendekatkan ke Surga dan menjauhkan 
dari Neraka kecuali telah  diterangkan pada kalian." (HR. Thabrani)


  
  Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan  yang baik 
bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan  (kedatangan) hari 
kiamat dan dia banyak menyebut Allah". (Al-Ahzab :  21)
  
 "Dan sesungguhnya inilah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah  jalan itu dan 
janganlah kalian mengikuti jalan-jalan yang lain karena  jalan-jalan itu 
mencerai-beraikan kalian  dari jalan-Nya. Yang demikian itu diwasiatkan Allah 
agar  kalian bertaqwa." (Al An'aam: 153)
  
 Hai  orang-orang yang beriman, masuklah kamu  ke dalam Islam secara 
keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah  syaitan. Sesungguhnya 
syaitan itu  musuh yang nyata bagimu. (Al Baqarah  208)
  
 Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka  bumi ini, niscaya 
mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka  tidak lain hanyalah 
mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah  berdusta 
(terhadap Allah). [Al Anam 116]
  
 Sesungguhnya sebenar-benarnya perkataan adalah  Kitabulloh (Al Quran) dan 
sebaik-baiknya petunjuk adalah Sunnah  Rasulullah Shalallahu 'Alaihi wa Salla 
(Al Hadits) Sejelek-jeleknya perkara  ialah yang diada-adakan (bid'ah) dan 
setiap bid'ah adalah sesat dan setiap  kesesatan tempatnya di neraka. 
(HR.Muslim, Ahmad,  Nasa'i)
  
 Dari Abu Hurairah, ia  berkata : 'Telah bersabda Rasulullah Shallallahu 
'alaihi wa sallam, Aku  tinggalkan dua perkara yang apabila  kalian berpegang 
teguh pada keduanya maka tidak akan sesat selama-lamanya yaitu  Kitabullah dan 
Sunnahku, serta  keduanya tidak akan terpisah sampai keduanya mendatangiku di 
telaga  (syurga)". (HR Hakim)
  
 "Barang siapa yang berbuat sesuatu pada urusan  kami (agama ini), yang bukan 
berasal dari kami maka   tertolak" (HR.Bukhari &  Muslim)
 "Barang siapa yang  mengamalkan suatu amalan yang bukan berasal dari kami, 
maka tertolak" (HR.Muslim)
  
 Imam Malik rahimahullah berkata : Barangsiapa yang mengada-adakan  dalam Islam 
sesuatu kebid'ahan dan menganggapnya baik berarti ia telah menuduh  Rasulullah 
telah berkhianat dalam menyampaikan  risalah
  
 Kembali ke pokok masalah,  sholat tahiyatul masjid disyariatkan, bahkan pada 
saat sedang khutbah  Jum'at Rasulullah SAW memerintahkan seseorang yang baru 
masuk masjid untuk  sholat tahiyatul masjid padahal mendengarkan khutbah jum'at 
adalah wajib, ini  menunjukan derajat/ keutamaan yg besar dari sholat tahiyatul 
 masjid.
 Bagaimana dengan sholat penghormatan  kepada Rasulullah SAW ?
 Menghormati/ mencintai Rasulullah SAW  adalah wajib bagi setiap muslim
 Dengan cara apa ?
 Tentunya dengan cara meneladaninya,  mengikuti 
perintahnya/seruannya/anjurannya, meninggalkan/menjauhi larangannya,  
bersholawat sebagaimana diajarkannya
 Adapun dengan cara melakukan sholat  penghormatan kepada Rasulullah SAW, 
apakah ada contoh/ teladan dari Rasulullah  atau para sahabatnya
 Bila tidak ada contoh atau teladan  maka lebih selamat tidak dilakukan, masih 
sangat banyak amal sholeh sesuai  teladan Rasulullah SAW yang bisa kita kerjakan
 Betul yang berhak menetukan boleh  atau tidak, baik atau buruk amalan tersebut 
adalah Allah Ta'ala
 Namun bila kita merenungkan  dalil-dalil Al Quran dan Hadits di atas, amalan 
bila tidak ada perintah/  contoh maka tertolak bahkan yang diharapkan adalah 
pahala malah yang didapat  adalah dosa.
 Betul Rasulullah SAW atas izin Allah  dapat memberikan syafaat kepada umatnya, 
tentunya untuk umatnya yang patuh,  taat, dan meneladaninya. sedangkan dalam 
hal kita tidak  meneladaninya bagaimana kita bisa mendapatkan  syafaatnya.
  
 Coba kita  mengambil pelajaran dari umat nasrani/ kristen, apakah para 
pengikut (umat) Nabi  Isa AS menganggap Nabi Isa sebagai tuhan, tentunya tidak
 Orang-orang  yang menuhankan (menganggap) Nabi Isa sebagai tuhan adalah dari 
generasi ratusan  tahun kemudian setelah wafatnya Nabi Isa
 Mereka  berlebih-lebihan dalam menilai mukjijat-mukjijat yang diperoleh Nabi 
Isa sampai  pada akhirnya mempertuhankannya, sehingga dalam banyak hadits 
Rasulullah SAW  memeperingatkan kepada umatnya agar jangan berlebih-lebihan 
sehingga bisa  terjerumus seperti nasrani
  
 Inilah  kesempurnaan syariat Islam, jelas, mudah, ilmiah, tidak mungkin antara 
syariat  yang satu bertentangan dengan syariat yang lain
  
 Dan janganlah kamu mengikuti  apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan 
tentangnya, sesungguhnya pendengaran,  penglihatan dan hati. Semua itu akan  
diminta pertanggung jawabannya (Al Isra 36)
  
 Dan siapakah yang lebih  sesat daripada orang yang mengikuti hawa  nafsunya 
dengan tanpa petunjuk dari Allah sedikitpun. Sesungguhnya Allah  tidak memberi 
petunjuk kepada orang-orang yang dholim." (Al Qashash:  50)
  
 Kehidupan didunia ini ibarat mengerjakan  soal ujian, bukan pilhan berganda 
namun essai, sangat komplek
 Range nilainya antara 1-10 atau  A,B,C,D,E,F
 Kalau kita menjawab sesuai dengan Al Qur'an dan  Sunnah sudah ada jaminan akan 
lulus, tentunya dengan nilai 6-10 atau A,B,C  sesuai Ilmu dan kemampuan 
pemahaman kita tentang Al Quran dan Sunnah
 Kalau kita menjawab dengan meningalkan Al Quran  dan Sunnah tentunya kita 
tidak dijamin selamat/ lulus
  
 "Apa yang menimpamu berupa  kebaikan maka datangnya dari Allah dan apa yang 
menimpamu berupa kejahatan  datangnya dari dirimu sendiri." (An-Nisaa: 79)
  
 Dan Rabb-mu berfirman:  "Berdo'alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan 
bagimu. Sesungguhnya  orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku 
akan masuk neraka Jahannam  dalam keadaan hina dina." (QS. Az-Zumar: 60)
  
 Dan di  antara manusia (ada)  orang  yang  mempergunakan  perkataan  yang 
tidak  berguna  untuk menyesatkan  (manusia)  dari  jalan  Allah  tanpa 
pengetahuan dan menjadikan jalan  Allah itu olok-olokan. Mereka itu   akan 
memperoleh azab yang menghinakan.
 Dan  apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami dia berpaling dengan  
menyombongkan  diri  seolah-olah dia belum mendengarnya,  seakan-akan ada 
sumbat di kedua telinganya,  maka  beri  kabar  gembiralah  dia dengan azab 
yang pedih. (Lukman  6-7)
 
 
 "Perumpamaan mereka adalah seperti orang yang menyalakan api, maka  setelah 
api itu menerangi sekelilingnya, Allah hilangkan cahaya (yang menyinari)  
mereka, dan membiarkan mereka dalam kegelapan, tidak dapat melihat.  Mereka 
tuli, bisu dan buta, maka tidaklah  mereka akan kembali (ke jalan yang benar),  
      [QS Al-Baqarah 17-  18]
  
 "Barang siapa yang dengan sengaja berdusta atas namaku, maka dia  telah 
mempersiapkan tempat duduknya dalam api neraka." (HR. Bukhari  Muslim)
 
 
 Sombong adalah menolak  kebenaran dan meremehkan orang lain". [Hadits Riwayat  
Muslim]
 
  

 Maha  Suci Engkau ya Allah, aku memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada ilah yang 
berhak  diibadahi kecuali Engkau, hamba meminta ampun dan bertaubat  kepadaMu
  
 Wallahu'alam
 Barakallhufiikum
  
 
Original  Message ----- 

                                                                                
                                                                                
      &nbsp;                                                                    
                                                                                
                &
nbsp;                                                                           
                                                                                
         ;                                                                      
                                                                From: BON    
JOKI 
   To: [email protected]    
   Sent: Monday, September 10, 2007 8:48    PM
   Subject: [mediamusliminfo] tanya
   

      Assalaamu alaiukum wr.wb
Kepada sodara2ku sekalian saya mau tanya    Apakah termasuk Bid'ah jika kita 
shalat penghormatan kepada Rosulullah    SAW ataupun para Nabi, mohon 
penjelasannya krn yg saya pikirkan kenapa kita    selalu sholat penghormatan 
kepada masjid(tahiyatul masjid) yg sedangkan    Rosulullah SAW memberikan kita 
syafaat bahkan Allah SWT bersholawat    kepadanya




  
 


       
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Antum menerima E-Mail ini karena antum tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs http://www.mediamuslim.info). Kirim artikel, 
pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke