On Thu, 10 Jun 2004 [EMAIL PROTECTED] wrote:

> IMW> akan dianggap salah.  He he he.  Artinya memang masyarakat kita (walau
> IMW> sudah di level pendidikan tinggi, sampai S2, dan S3), masih menganut pola
> IMW> DIGEBUK.  Artinya bukan dari kesadaran pemenuhan kontak.

> Sepertinya sih memang harus seperti itu, abis udah pada gede juga
> nggak sadar2 sih :-)

Kalau memang seperti itu, nggak salah donk penggunaan fasilitas diperketat
(perpustkaan, lab, internet). Khan pada ingin model DIGEBUK 8-)

Tentu kalau udah pas giliran fasilitas orang nggak terima he heh

> IMW> Repotnya ketika GD akan mengencangkan ikatan kontrak ini, yang timbul
> IMW> SUARA SUMBANG.  Repot khan ?
> Walaupun ikatan itu tidak kencangkan suara sumbang tetap ada dong :-)
> jadi nggak repot lagi khan? heheheheh :D

Mereduksi suara sumbang tetap penting.  Walau tetap ada, tapi
intensitasnya berkurang.  Mirip dg kita berusaha nggak pakai program
bajakan walau jumlah yg pakai di Indonesia masih banyak (95%) toh nggak
ada salahnya kita melakukan hal itu (tidak memakai program bajakan)

> IMW> Masalahnya bukan yang mengajar atau tidak, tetapi di dalam penilaian
> IMW> akreditasi ada point berapa yg disekolahkan dan berapa yg sukses (jumlah
> IMW> staff yg pendidikannya bertambah).

> hmm.. yang ini belum tahu, walaupun orang udah cabut kan "log" nya
> masih ada, orang tersebut pernah disekolahkan dan kabur misalnya :-)
> jadi pas penilaian akreditasi dilihatin heheheheh :D

Lho tapi jumlah pengajar dg level lulusan tertentu khan jadi berkurang.
Jadi "masukan" dan "keluaran" tidak baik .

> IMW> Yang salah tetap yang ngerogoh jantung plus ampela khan ? BUkan yg punya
> IMW> jantung dan ampela

> Yang dipenjara om, soalnya kenapa mau dipenjara :-)

Hm... jadi korupsi nggak apa-apa selama nggak ketangkep gitu he h ehe

IMW


* Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
* Archives     : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Langganan    : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Berhenti     : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke