Bismillahirrahmaanirrahiim,
Assalaamu 'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

Saya agak tertarik dengan ungkapan Mak Darul tentang tekstual dan essensial. Menurut Mak Darul transaksi yang dilakukan Bank Syari'ah dengan Bank Konvensional (pada contoh beli mobil) secara essensi sama saja sehingga tidak perlu dipermasalahkan walaupun secara tekstual berbeda.

Masalah riba ini sebenarnya agak rumit apalagi terkait dengan praktik yang telah berjalan dalam masa yang panjang. Mungkin zaman kita ini telah masuk ke masa yang hampir-hampir semua orang terkena riba sehingga ada konflik kepentingan yang cukup kuat.

Saya teringat suatu hadits yang terkait dengan masalah tekstual versus essensial ini.

Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'Alahi wa Sallam mengangkat seorang pekerja (Sawad bin Aziyah Al Anshari) di Khaibar, lalu dia datang dengan membawa kurma yang sangat istimewa. Rasulullah Shallallahu 'Alahi wa Sallam bertanya,”Apakah kurma Khaibar seperti ini semua?” Lalu dia menjawab,”Tidak, wahai Rasulullah. Demi Allah aku menukar satu sha’ kurma yang istimewa ini dengan korma kami dua sha’, dan dua sha’ dengan tiga sha’. Rasulullah shallallahu bersabda,”Jangan kamu membeli seperti itu! Jual kormamu yang campuran itu dengan dirham (mata uang), lalu beli korma yang istimewa itu dengan dirham.” (HR al-Bukhari & Muslim)

Ada dua transaksi yang dibicarakan dalam hadits tersebut yakni:
(1) menukar dua sha' kurma Khaibar biasa dengan satu sha' kurma istimewa
(2) menjual kurma Khaibar biasa lalu menggunakan hasil penjualan untuk membeli kurma istimewa

Bukankah keduanya secara essensi 'sama' saja yakni si pemilik kurma biasa akhirnya mendapatkan kurma istimewa. Namun perhatikanlah bahwa Rasulullah mencela transaksi pertama dan membolehkan transaksi kedua.

Semoga Allah memudahkan kita dalam memahami agama dan mengamalkannya. Kalaupun kita belum bisa menghindari yang diharamkan, janganlah sampai hati-hati kita menjadi ridha akan hal tersebut. Allahu Ta'ala a'lam.

Wassalaamu 'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,

--
Ahmad Ridha ibn Zainal Arifin ibn Muhammad Hamim
(l. 1980M/1400H)




Website http://www.rantaunet.org
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke