Salam,
Jelas ga bener donk, Apa sih misi and visinya oiler..., nyonding ama tank cleaning aja kale Bagusan suruh aje bikin persatuan oiler indonesia Bravo Binyo ________________________________ From: Taufik Rinaldi <[email protected]> To: [email protected] Sent: Sat, October 9, 2010 11:45:55 PM Subject: Bls: [pelaut] Masa depan Kesatuan Pelaut Indonesia. Yes, itu berarti Officer kalah ama Oiler Kalo Oiler aja mampu membentuk KPI, knapa Officer ketinggalan? Oiler bukannnya lebih pintar dp Officer, tapi lebih berinisiatif dan bermotivasi ________________________________ Dari: jos cornelius <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Sab, 9 Oktober, 2010 08:19:57 Judul: Re: [pelaut] Masa depan Kesatuan Pelaut Indonesia. Hai Pelaut Setiap Orang Punya Cara Pandang Berbeda dan gaya yang berbeda! Dalam sebuah Organisasi,memang tidak lah mudah seperti BIKIN Mie Rebus Tapi dalam sebuah Organisasi atau Perkumpulan dan sejenisnya,di butuh kan Figur dan Sosok yang di Pandang Memang Bisa dan Mampu untuk Memimpin! Setiap Orang mempunyai Talenta dan setiap Orang Mempunyai Visi Jadi Dalam Masalah Siapa Yang di Pimpin dan Siapa Yang Memimpin,tidak harus Berpatokan PERWIRA atau RATING! Kenyataan terjadi Seorang Perwira ANT I / ATT 1,dalam pelaksanaan kepemimpinan tidak bisa melaksanakannya,secara teori dan Kertas MANTAP Tapi yang dibutuh bukan cuma Ijasah Besar, YANG PALING DIBUTUH DALAM SEBUAH ORGANISASI @ TUJUAN- Nya Untuk Mencapai semua itu di butuhkanlah Pemimpin Seorang Pemimpin :Bijaksana menjaga,dan melindungi yang dipimpinnya Agar tercipta Aman,Nyaman Dan Damai Untuk Mencapai Tujuan Yang Diharapkan dengan Tidak Lupa Selalu Mengucapkan Syukur Pada Tuhan. Bersatulah Pelaut. Maaf jika ada kata dan Tulisan yang Salah Syallom --- On Sat, 10/9/10, [email protected] <[email protected]> wrote: > From: [email protected] <[email protected]> > Subject: Re: [pelaut] Masa depan Kesatuan Pelaut Indonesia. > To: [email protected], [email protected] > Date: Saturday, October 9, 2010, 7:26 AM > kenapa di pimpin oleh mantan oiler > kayak yg bapak bilang???itu namax bpk udh anggap sepele sama > kami2 yg rating ini.anda sepertix mulai menciptakan celah > antara perwira n rating.perlu bpk ketahui utk mencapai > perubahan itu kita hrs bersatu.jgn lihat perwira atau > rating.klu pun rating yg terpilih jadi pengurus,bpk sbg > perwira yg katakanlah bpk ini mgkn ANT/ATT I hrs memberikan > masukan,dukungan agar supaya yg kita inginkan tercapai.satu > poin utk bpk,jgn pernah anggap remeh sama bawahan.anda harus > tahu itu,anda perwira.terimakasih > Sent from my BlackBerry® smartphone from du > > -----Original Message----- > From: "almajusi999" <[email protected]> > Sender: [email protected] > Date: Fri, 08 Oct 2010 14:44:41 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: [pelaut] Masa depan Kesatuan Pelaut Indonesia. > > Saya ingin mengajak rekan2 untuk berpikir tentang masa > depan Kesatuan Pelaut Indonesia yang oleh Pemerintah diakui > sebagai trade union resmi pelaut Indonesia tapi dalam > kenyataannya hanya berbuat sangat minim buat kesejahteraan > pelaut. > Kalau di dunia penerbangan terjadi kecelakaan pesawat > sampai Captain Marwoto Komar ditahan polisi, persatuan pilot > langsung bereaksi sangat keras sehingga akhirnya Mahkamah > Agung pun memutus perkara kecelakaan penerbangan di luar > wewenang peradilan umum dan membebaskan sang pilot. > Nah bagaimana di dunia pelayaran ? padahal di dunia > pelayaran sedari dulu sudah ada Mahkamah Pelayaran ?. Sudah > banyak Captain pelayaran niaga yang dipenjara karena > kapalnya mengalami musibah, tapi Kesatuan Pelaut Indonesia > boro2 mau mengurus mereka, yang terjadi adalah diam seribu > bahasa !. > Saya bukan mau membangkitkan feodalisme, tapi dalam > organisasi atau paguyuban pelaut ini lha mbok harusnya kita > bisa membawa diri dalam hiarki kesenioran. Yang terjadi > sekarang ini pimpinan Kesatuan Pelaut Indonesia digenggam > kuat2 oleh seorang yang tidak pernah menjadi perwira alias > officer. Bayangkan dalam Kesatuan Pelaut Indonesia banyak > sekian ANT-I/MPB-I, ATT-I/AMK-C, tapi didikte oleh seorang > mantan oiler !. Pantas saja Kesatuan Pelaut Indonesia kagak > ada nyali buat naik-naik sampai ke Sekretariat Negara dan > Mahkamah Agung buat membela nasib para pelaut, lha wong > bekas oiler, dibentak sama petugas pos jaga saja langsung > balik kanan !. > Saya bukan bermaksud menghina profesi oiler atau ABK lain, > tapi ini memang kenyataan, kalau anda menghadap resmi ke > suatu kantor Pemerintah, posisi anda sebagai seorang Captain > Polan, Master Mariner ANT-I, MBA, Letkol Wamil Purn., tentu > akan sangat berlainan dengan posisi anda sebagai Tuan Polan, > mantan koki Holland American Lines. > Ini realitas yang tidak bisa dipungkiri, dan di mana saja > masalah hiarki ini dengan imbas2 sosialnya akan selalu ada. > Aneh tapi nyata, sepertinya di Kesatuan Pelaut Indonesia > tidak ada anggotanya yang perwira ! Padahal di situ banyak > yang Captain ANT-I/MPB-I yang sekaligus pernah jadi Pamen > Wamil di TNI-AL pula, tapi yang mimpin organisasi malah > mantan oiler. > Kalau di Singapore organisasi officer dengan ABK dipisah. > Di kita boleh2 saja disatukan, tapi hendaknya yang duduk > dalam kepemimpinan pandai2 menempatkan dirilah di mana > posisi kita seharusnya!. > Bukan untuk apa2, tapi demi kemajuan organisasi dan > kesejahteraan pelaut beserta keluarganya. > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > ------------------------------------ > > 1. Moderator tidak bertanggung jawab atas > kebenaran isi dan/atau identitas asli pengirim berita. > 2. ATTACHMENT akan dibanned, > krmkan ke pelaut-owner atau upload ke FILE. > Yahoo! Groups Links > > > [email protected] > > > [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ 1. Moderator tidak bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas asli pengirim berita. 2. ATTACHMENT akan dibanned, krmkan ke pelaut-owner atau upload ke FILE. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/pelaut/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
