betul tuh pak, saya saja sampai masuk2 ke tempat karyawan di sana, untuk 
memberikan penjelasan. ini menunjukan betul2 belum siap menerbitkan KTKLN.


________________________________
Dari: "[email protected]" <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Dikirim: Kamis, 23 Juni 2011 13:59
Judul: Bls: Re: [pelaut] KTKLN


  
Ribet ngurus KTKLN,mereka taunya ngurus TKI,giliran mau data pelaut 
bingung,dikasih penjelasan melongoo,dikasih liat Agreement tambah 
bingung.,Harusnya ada loket khusus Pelaut,Pilot,jd mau entri data ga bingung, 
Powered by Telkomsel BlackBerry® 

-----Original Message----- 
From: Wanda Nainggolan <[email protected]> 
Sender: [email protected] 
Date: Wed, 22 Jun 2011 16:28:21 
To: <[email protected]> 
Reply-To: [email protected] 
Subject: Re: [pelaut] KTKLN 

yang saya heran kenapa tidak ada yg melawan???kalo KPI mah jangan 
diharap....mereka kan manusia setengah srigala semua .....mau layar sertifikat 
nggak lengkap...mau jadi PNS  nggak lulus seleksi 




________________________________ 
From: Rakul Budi <[email protected]> 
To: [email protected] 
Sent: Thu, June 23, 2011 1:12:06 AM 
Subject: Re: [pelaut] KTKLN 


Betul tuh,krn BNP2TKI msh saudaraan ama PKI zaman skrg,yg suka memeras para 
TKI,pdhal mereka dah tau klu TKI itu ga punya apa-apa msh aja diperas,peras tuh 
susunya Melinda Dee biar cepat dapat uang yg bnyk,jgn para TKI nya dong,dasar 
buaya kepala kelinci. 

On Wed, 22 Jun 2011 14:55 ICT chef.rhyant wrote: 

>Beberapa hari ini hangat di angkat di milis ini mengenai KTKLN , jadi 
>pengen memberikan komentar pengalaman pribadi saya . 
> 
>Apa yang hendak dilakukan BNP2TKI dengan menerapkan Kewajiban setiap 
>pelaut untuk mengurus KTKLN pada prinsipnya mengadopsi cara mereka 
>memperlakukan para TKI untuk ber KTKLN, apakah dengan KTKLN bisa mejamin 
>semua persoalan bisa di tangani oleh BNP2TKI ketika si pengguna KTKLN 
>bermasalah??? 
> 
>Tidak , lihat saja masih banyak kasus yang tidak tertangani bahkan 
>saudara saudara kita yang terjepit masalah di negeri orang malah di 
>biarkan begitu saja alias pembiaran dengan sengaja bahkana dengan dalih 
>setiap negara memiliki hukum ,kami BNP2TKI tidak bisa menembus akses 
>mereka, lah buat apa ada KTKLN?? buat apa ada BNP2TKI? 
> 
>Ironis sekali Rakyat di paksa mengais rejeki di LN , di laut menghadang 
>badai ombak menerjang lautan luas karena Negara tidak mampu menyediakan 
>lapangan pekerjaan yang LAYAK untuk warga negara nya di sisi lain 
>pemerintah membiarkan warga negaranya berperang dan berjuang sendiri 
>ketika terhimpit masalah masalah di negeri orang bahkan terkesan 
>menyalahkan bahasa kasarnya " Ngapain loe datang dimari , siapa suruh 
>loe datang kemari"  menyedihkan sekali , pemerintah menari nari di atas 
>penderitaan buruh migran, buat apa ada iuran TKI yang jumlahnya milyaran 
>tidak bisa menolong saudara sauara kita yang sedang tertimpa masalah di 
>negeri orang. 
> 
>KTKLN sebenarnya bagus jika  diikuti oleh aksi nyata dari pemerintah dan 
>BNP2TKI yaitu benar benar menjalankan fungsi Controling , Pengawasan dan 
>Perlindungan para buruh migran di luar negeri , Tapi nyatanya ??? 
>meskipun mendapatkan kTKLN toh tetep saja tidak bisa melindungi Buruh 
>migran , hanya bisa mendata saja, lha buat apa ada BNP2TKI. 
> 
>Ingat cerita beberapa bulan yang lalu ada teman saya dari Surabaya dapat 
>Visa kerja ke Brunei Darussalam , teman ini tidak pakai jasa PJTKI , 
>Agen atau calo , dia sudah 4 x kontrak di brunei jadi sudah sering bolak 
>balik. 
> 
>Temen ini sudah dapat Visa kerja dari majikannya di brunei , Majikannya 
>juga sudah terbitkan visa dan di fax ke Kedutaan , dan temen juga sudah 
>mendapatkan stamp visa ( cap visa di paspor ) bearti legal / sah menurut 
>hukum , Medical pun sudah di urus clear  bahkan booking tiket pesawat 
>juga sudah di acc. 
> 
>Temen saya ini contact saya bilang pamitan karena mau berangkat takutnya 
>gak sempat pamitan , sebagai temen saya hanya bisa kasih Doa yang 
>terbaik buat seorang temen. Pesawat berangkat dari surabaya menggunakan 
>Royal Brunei Air Service Class 1. 
> 
>Ketika sedang urus dokumen di bandara , temen di cegah oleh petugas 
>katanya tidak ada KTKLN , merasa surat suratnya komplit temen ini 
>"ngeyel" tetap aja gak di ijinkan terbang, akhirnya temen kontak saya 
>untuk datang minta bantuan. 
> 
>Akhirnya , kita datang ke Depnaker dimana teman ini berdomisili , Kata 
>petugas depnaker harus ada surat pengahantar dari PJTKI , temen saya ini 
>bantah lagi kalau dia bukan dari PJTKI. 
> 
>Sampai situ saya sudah paham , inilah rantai birokrasi yang terlalu 
>panjang dan berbelit belit.ketika Petugas depnaker saya cecar pertanyaan 
>, apa beda legal dan ilegal dia menyebutkan bahwa kalau yang legal yah 
>harus melalui PJTKI yang di Tunjuk oleh  Depnaker karena resmi yang 
>ngurusi . 
> 
>Omongan petugas itu saya bantah , Seandainya Saya adalah PJTKI Bonafit 
>Kantor saya di kawasan yang elit dan mewah , Perijinan Komplit tidak 
>kurang satu apapun tapi kalau saya memberangkatkan TKI dengan Visa Turis 
>, apakah itu Legal ? saya cuma :)) lihat petugas depnaker itu bingung 
>karena sudah terlanjur mengatakan seperti di atas. 
> 
>Sebaliknya kalau saya Tidak punya kantor , bahkan rumah kita jadikan 
>kantor tapi keberangkatan menggunakan Visa Kerja apakah itu Illegal ? 
>petugas itu pun masih ngeyel pokok nya pakai PJTKI dan Depnaker itu lah 
>yah sah dan legal. 
> 
>saya hanya :)):)):)) masih ada aja petugas yang kayak robot , di setel 
>demikian ngikut aja. 
> 
>Ini juga juga sebagai pelajaran kita semua , sudah menjadi rahasia umum 
>jika mau TKI nya berangkat para PJTKI harus setoran ke Depnaker sekian 
>juta , kalau gak setoran jangan harap mendapatkan jatah keberangkatan 
>TKI nya. Setali 3 uang dengan BNP2TKI jangan harap semua nya lancar 
>kalau tidak setoran ke BN2TKI , hampir semua di monopoli . 
> 
>Kalau Gak percaya , ayo ke jakarta tongkrongi terminal Kedatangan TKI, 
>disanalah sarang mafia nya. mafia berdasi , mafia berseragam dan mafia 
>tenaga kerja. Dari kedatangan TKI tidak boleh di jemput tapi menggunakan 
>Transportasi yang di tunjuk BNP2TKI  jauh dekat tetap harus pakai 
>transportasi ini dengan Dalih mentertibkan TKI , tapi ujung ujung nya di 
>kenakan Biaya super mahal , kedua Armada yang di gunakan di tunjuk 
>Langsung oleh BNP2TKI , seolah gak mau saingan Depnaker pun mendatangkan 
>Armada sendiri. 
> 
>Back ke Teman , akhirnya di pilih jalur darat naik Travel dari Pontianak 
>ke Brunei , dari pada harus memberikan sejumlah uang hanya untuk 
>mendapatkan "pass card" yang katanya untuk bisa menyelamatkan dia di 
>brunei, saya pun juga ketawa :)):)):)) oalah , Depnaker minta Kotak Kas 
>nya di isi , duh.. birokrasi Indonesia ... Kapan TKI akan di perhatikan 
>kalau Depnaker dan BNP2TKI gontok gontokkan 
> 
>Setali tiga uang di Pontianak di post etikong  ini KTKLN memang berlaku 
>bagi TKI yang mau bekerja akan tetapi bisa dimainkan oleh petugas 
>imigrasi , bagi yang tidak punya KTKLN bisa lolos pemeriksaan asal bayar 
>sekian juta ( waktu itu temen 1 jt ) mereka bekerja sama dengan Travel 
>agen yang sering beroperasi Ponti - brunei, kalau yang tidak ber KTKLN 
>dan ngotot mau berangkat yah silahkan urus ke Ciracas , katanya urus 
>KTKLN di cirasa bagi TKI mandiri bisa mencapai 1.5jt - 2 jt. 
> 
>Oleh karena itu Saya pribadi Menolak Penerapan KTKLN karena prakteknya 
>bisa di mainkan atau bahkan sebagai kartu as bagi imigrasi dan lembaga 
>terakit untuk meraup untung dari para buruh migran 
> 
> 
> 
> 
> 




[Non-text portions of this message have been removed] 



[Non-text portions of this message have been removed]


 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

1.      Moderator tidak bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas 
asli pengirim berita.
2.       ATTACHMENT akan dibanned, krmkan ke pelaut-owner atau upload ke FILE.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke