"Seandainya sandal bisa dijadikan bahan untuk buat sate kambing,
maka pedagang kambing akan mengalami penurunan penghasilan. Makanya sambel
nggak bakalan enak kalau dimakan dengan es campur. Oleh sebab itu Presiden
kedua lengser keprabon. Selanjutnya kebudayaan Batak dipengaruhi sedikit
oleh kebudayaan Jerman. Sayangnya sekolah si Amir diliburkan bulan
Mei/Juni, dst...dst...dst."

Dari dulu juga saya selalu membela Nasrullah kalau mengirim e-mail yang
mirip-mirip dengan kutipan di atas. Jadi jangan dilarang-larang. Biarlah
dia berimajinasi dengan manisnya dan berkreasi di bidangnya> Tujuannya:
supaya dia tidak mengirim e-mail yang agak berbau "memecah belah" seperti
yang rekan-rekan keluhkan beberapa waktu yang lalu.

Selamat buat Nasrullah yang mengirimkan e-mail berbobot dua hari terakhir
kemarin.

Helson SIAGIAN
-----------------------
http://gwu.edu/~siagian
-----------------------


On Fri, 5 Feb 1999, Dodo D. wrote:

> Posting bung Nasrullah kali ini benar2 menarik, dan menurut saya,
> perasaan si suami itu dirasakan pula oleh sebagian besar rakyat
> Indonesia yang merdeka sebelum th. 1975.
>
>
>
>
> ---Nasrullah Idris <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > Seorang wanita bernama Dhora Fransisca berkata kepada suaminya bernama
> > Suharjono Prawiro,
> >         "Loe boleh memiliki saya. Selama itu pula loe harus tetap
> memberi
> > makanan dan memberi kebebasan kepada gua"
> >         "Oke deh. Lalu ?", tanya si suami
> >         "Setelah lima atau sepuluh tahun kemudian, gua boleh kan
> memutuskan,
> > apakah cerai atau tetap sebagai istri loe?
> >         "Ha ????? Kenapa nggak sekarang saja kita bercerai?????"
> >
> > ===============================
> >
>
> _________________________________________________________
> DO YOU YAHOO!?
> Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com
>

Kirim email ke