Kok menurut saya, Amin Rais agak sedikit "norak" dengan
pernyataan-pernyataan politiknya yang di sampaikan di Singapore
beberapa waktu yang lalu dan yang di senada di sampaikan di Hong Kong.
Ditambah lagi dengan merekrut anak2 SMU.

Saya kok jadi suka tersenyum sendiri kalo baca tentang Amien Rais ini.
Pada saat2 awal reformasi bergulir, saya melihat sosok Amien Rais
sebagai sosok yang sangat ideal dengan aksi2nya yang cukup berani dan
idealis. Kemudian sesaat setelah reformasi menunjukkan hasil2 awalnya,
dia mulai memperlihatkan ambisi politik pribadinya untuk menjadi
presiden, bahkan secara terang terangan dia menolak diangkat menjadi
menteri karena memang pengin jadi presiden.

Akhir akhir ini dia mulai menyadari bahwa rival rival politiknya cukup
kuat, sehingga dia membuat pernyataan bahwa tidak berambisi jadi
presiden. Trus dia mungkin juga menyadari bahwa konsep2 politik yang
dibawanya di bawah bendera PAN "kurang menyentuh" rakyat kalangan
bawah. Lain halnya dengan PDI perjuangan yang meskipun visinya nggak
jelas, tapi mendapat dukungan rakyat golongan bawah. Menyadari hal
ini, mungkin dia berpikir untuk mencari dukungan dari golongan
minoritas, serta dukungan dari negara2 tetangga yang mayoritas
penduduknya adalah golongan minoritas di Indonesia. Dia juga berusaha
merangkul para TKI yang berada di luar negeri.

Kok saya juga merasa aneh ketika mendengar Amien Rais membikin
pernyataan seperti itu di Hong Kong. Sepengetahuan saya, AMien Rais
adalah seorang tokoh islam yang fundamental. Bahkan saya pernah dengar
cerita bahwa sewaktu dia dulu jadi mahasiswa di University of Chicago,
dia menolak undangan2 di rumah orang2 bule, karena sebagai seorang
islam, dia merasa haram menghadiri acara2 tersebut. Setelah
"nyemplung" ke kolam politik, dia sepertinya berubah 180% dari hakekat
dirinya sendiri. Saya tidak tahu apakah memang perubahan itu dilandasi
oleh kesadarannya untuk menyelamatkan negara, ataukan karena ambisi
politik pribadinya dan untuk sekedar mencari dukungan. Sedandainya dia
terpilik sebagai presiden, akankan dia konsisten dengan langkah2
pendahuluannya ini? Wallahu 'alam. Saya juga tidak mau berprasangka.





---"Efron Dwi Poyo (Amoseas Indonesia)" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Apapun yang dijanjikan AR memang spektakuler dan dapat
> dipertanggungjawabkan. Namun satu hal tentang bahasa Mandarin kalo
dijadikan
> bahasa alternatif setelah bahasa Indonesia di Kabinet apa ini bukan
suatu
> janji konyol. Lha wong berbahasa Indonesia saja banyak orang (termasuk
> menteri) yang tidak becus, malah mau cari perkara berbahasa Mandarin
di
> Kabinet.
>
> Wassalam,
> Efron
>
> -----Original Message-----
> From:   Ramadhan Pohan [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent:   Wednesday, 17 February, 1999 04:52
> To:     [EMAIL PROTECTED]
> Subject:        LAGI-LAGI, PAN-AMIEN RAIS
>
> Salam!
> Senin Presiden, Selasa bahasa Mandarin bebas diajarkan. Cina bisa jadi
> perwira
> ABRI, masuk Kabinet dan berbahasa leluhur mereka. Itu janji Amien
Rais bila
> PAN menang dan Amien Rais jadi Presiden-- yang katanya semua
janjinya itu
> dipertanggungjawabkan dunia-akhirat.
>
> Pantaslah kalau Amien Rais-PAN disambut istimewa oleh "huaren", para
TKI,
> dan
> pejabat Hongkong. Apalagi ketika doktor ilmu politik lulusan Chicago
ini
> mengucapkan "selamat imlek" dalam bahasa Mandarin-- sembari
menginginkan
> anaknya ikut kursus bahasa Mandarin.
>
> Lagi-lagi Amien. Sayangnya, ini yang tidak ada-- ibarat bumi dan
langit--
> pada
> Megawati. Sedangkan Megawati fasih bicara marhaenisme, wong cilik,
becak--
> yang juga sayangnya tidak ada pada Amien Rais.
>
> Di atas kertas Megawati dan PDI Perjuangan akan jadi Presiden dan
pemenang
> telak pemilu 1999. Namun jangan berharap Indonesia bisa mendekati
demokrasi
> dan semangat anti rasis model AS-- negeri yang banyak menjadi
inspirasi
> politik Amien.
> Bagaimana pendapat Anda? Silahkan setuju atau mencibir
>
>
> salam!
> ramadhan pohan
> ##########
> Berikut saya paste dari Jawa Pos, edisi hari ini, Rabu:
> http://jawapos.co.id
> Oleh-Oleh Prof Dr Amien Rais dari Hongkong (1)
>
> ''Senin Presiden, Selasa Mandarin Diajarkan''
>
> Mungkin tidak pernah terbayangkan oleh Dr Amien Rais, ketua umum DPP
PAN,
> kunjungan silaturahminya ke Hongkong akan disambut semeriah di tanah
air.
> Mengunjungi ribuan TKI yang bekerja di bekas koloni Inggris itu, Amien
> disambut bagai seorang bintang film di tengah penggemarnya. Sedang
> berkampanyekah Amien?
>

_________________________________________________________
DO YOU YAHOO!?
Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com

Kirim email ke