Saya kira PDI perjuangan dengan Amien Rais satu pandangan dalam hal ini.
Kalau tidak megawati akan menyuruh kwik kian gie untuk mengganti namanya
dalam bahasa Indonesia seperti beberapa usulan tokoh orde baru kepada
kelompok cina pada akhir dasawarsa ini. Masalahnya Megawati tidak perlu
menunjukkan hal tsb, sedangkan Amien Rais perlu meyakinkan banyak pihak
bahwa beliau tidak rasist.
peace.
Ramadhan Pohan wrot>
> Salam!
> Senin Presiden, Selasa bahasa Mandarin bebas diajarkan. Cina bisa jadi perwira
> ABRI, masuk Kabinet dan berbahasa leluhur mereka. Itu janji Amien Rais bila
> PAN menang dan Amien Rais jadi Presiden-- yang katanya semua janjinya itu
> dipertanggungjawabkan dunia-akhirat.
>
> Pantaslah kalau Amien Rais-PAN disambut istimewa oleh "huaren", para TKI, dan
> pejabat Hongkong. Apalagi ketika doktor ilmu politik lulusan Chicago ini
> mengucapkan "selamat imlek" dalam bahasa Mandarin-- sembari menginginkan
> anaknya ikut kursus bahasa Mandarin.
>
> Lagi-lagi Amien. Sayangnya, ini yang tidak ada-- ibarat bumi dan langit-- pada
> Megawati. Sedangkan Megawati fasih bicara marhaenisme, wong cilik, becak--
> yang juga sayangnya tidak ada pada Amien Rais.
>
> Di atas kertas Megawati dan PDI Perjuangan akan jadi Presiden dan pemenang
> telak pemilu 1999. Namun jangan berharap Indonesia bisa mendekati demokrasi
> dan semangat anti rasis model AS-- negeri yang banyak menjadi inspirasi
> politik Amien.
> Bagaimana pendapat Anda? Silahkan setuju atau mencibir
>
> salam!
> ramadhan pohan
> ##########
> Berikut saya paste dari Jawa Pos, edisi hari ini, Rabu:
> http://jawapos.co.id
> Oleh-Oleh Prof Dr Amien Rais dari Hongkong (1)
>
> ��Senin Presiden, Selasa Mandarin Diajarkan��
>
> Mungkin tidak pernah terbayangkan oleh Dr Amien Rais, ketua umum DPP PAN,
> kunjungan silaturahminya ke Hongkong akan disambut semeriah di tanah air.
> Mengunjungi ribuan TKI yang bekerja di bekas koloni Inggris itu, Amien
> disambut bagai seorang bintang film di tengah penggemarnya. Sedang
> berkampanyekah Amien?