PKB jadi nyalonin HBX endak ya? Saya jadi ingat artikel di detik.com(?)
mengenai ribut-ribut pencalonan 5 orang caprez dari Golkar.
Berhubung sudah agak lupa mending ane sampein garis besarnya aja.
Cerita kubu calon tunggal BJH yang didukung wakil dari KTI versus
HBX yg didukung wakil dari Yogya tercetus yg ginian.
KTI: Masak nyalonin prez kok seorang raja. Jaman modern kok menyodorkan
orang feodal.
Karena kesel, utusan Golkar dari Yogya ganti balas:
Yogya: Biar raja tapi berwawasan modern. Tidak seperti yang mengaku
modern tapi menganggap negara milik keluarga! Lihat itu Batam
dan Sijori. (lupa IPTN juga disebut ndak ya?).
Hehehe.... itu garis besar aja. Moral cerita, biar fungsionaris kalau udah
ngotot-ngototan sama aja dengan kita-kita.
Indi Soemardjan wrote:
> Misalken HBX naik ke kursi ke-Presiden-an, apa kira2 beliau bisa menjaga
> diri untuk tidak se-kualat Sang Supersemar Soeharto?
>
> http://www.suaramerdeka.com/harian/9904/15/nas14.htm
>
> Soeharto/SHT dan HBX keduanya berasal dari Yogya namun barangkali
> diantara keduanya pemahaman kultural/sosial tidak sama. Yang satu (SHT)
> sempat kualat besar2an dalam misteri Supersemar, sementara yang satu
> lagi (HBX) harus menjaga diri supaya tidak ikut2an kualat sehingga tidak
> terbawa "aib".
>
> Sebagai sesama orang Jawa, kenapa ya kok rasanya saya bisa percaya sama
> HBX , walaupun tanggung jawab beliau sebagai pemimpin warga Yogya lebih
> lebih bersifat kosmik daripada calon2 Presiden yang lainnya. Wilayah
> Yogya memang sangat spiritual dan "mistified", tapi apa mungkin itu
> sebabnya saya punya perasaan yakin terhadap peran HBX untuk menjadi
> Presiden?
>
> Hidup HBX!
>
> --
>
> Indi Soemardjan
> Be my guest: http://pagina.de/indradi
--
\\\|///
\\ - - //
( @ @ )
------------oOOo-(_)-oOOo-----------
FNU Brawijaya
Dept of Civil Engineering
Rensselaer Polytechnic Institute
mailto:[EMAIL PROTECTED]
--------------------Oooo------------
oooO ( )
( ) ) /
\ ( (_/
\_)