Wah, mas Indi. Saya akan terus protes kalau pak Harto dibilang kualat.
Tamatan SMP bisa jadi Presiden selama 32 tahun setelah dipecat jadi
Pangdam Diponegoro, kok masih dibilang kualat. Apanya yang kualat, harta
masih ratusan trilyun enggak bisa kelacak, pengikut masih banyak, tommy,
bambang, tutut, serta menantu (prabowo) juga masih paten dan punya harta
dimana-mana (regenerasi sukses). Bagaimana sich yang dimaksud dengan
kualat. Kalau ada kualat yang semacam ini lagi, mau dong saya ngedaftar
:)
peace.
Indi Soemardjan wrote:
>
> Misalken HBX naik ke kursi ke-Presiden-an, apa kira2 beliau bisa menjaga
> diri untuk tidak se-kualat Sang Supersemar Soeharto?
>
> http://www.suaramerdeka.com/harian/9904/15/nas14.htm
>
> Soeharto/SHT dan HBX keduanya berasal dari Yogya namun barangkali
> diantara keduanya pemahaman kultural/sosial tidak sama. Yang satu (SHT)
> sempat kualat besar2an dalam misteri Supersemar, sementara yang satu
> lagi (HBX) harus menjaga diri supaya tidak ikut2an kualat sehingga tidak
> terbawa "aib".
>
> Sebagai sesama orang Jawa, kenapa ya kok rasanya saya bisa percaya sama
> HBX , walaupun tanggung jawab beliau sebagai pemimpin warga Yogya lebih
> lebih bersifat kosmik daripada calon2 Presiden yang lainnya. Wilayah
> Yogya memang sangat spiritual dan "mistified", tapi apa mungkin itu
> sebabnya saya punya perasaan yakin terhadap peran HBX untuk menjadi
> Presiden?
>
> Hidup HBX!
>
> --
>
> Indi Soemardjan
> Be my guest: http://pagina.de/indradi