Salah satu skenario yg menurut saya 'mungkin' adalah:
Krn sulit mendpt dukungan '100%' dari PKB dan PAN, khususnya utk menggolkan
MS jadi presiden, maka PDIP bisa mencari dukungan dari militer (38 suara
plus PKP) dgn konsesi kursi Wapres utk militer (misalnya Wiranto, Try
Sutrisno, atau yg lainnya).

Who knows?

RI

> ----------
> From:         Lutfi M.[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent:         Wednesday, June 16, 1999 2:33 PM
> To:   [EMAIL PROTECTED]
> Subject:      FW: [detikcom] Kita akan Berjuang Mega Presiden
>
>
> Perjalanan masih Jauh, pak!
>
> Dari 500 kursi DPR yg. diperebutkan, 38 suara telah dimiliki TNI, sehingga
> tinggal 462 suara yg. diperebutkan partai 5 besar.
> Untuk dapat menjadi mayoritas, paling tidak 50% suara harus didapatkan.
> PDI-P sendiri belum mencapai 40% suara.  Hasil perhitungan suara masih
> berlanjut.  Saat ini baru sekitar 60% suara yg. telah berhasil dihitung.
> Sementara di beberapa daerah terjadi salah penghitungan suara.
>
> Yg. memilih presiden adalah MPR, bukan DPR, meskipun anggota DPR juga
> anggota MPR.  Ada beberapa ratus suara yg. merupakan wakil golongan dan
> daerah yg. kita tidak tahu apa suara mereka.  Belum lagi suara dari
> golonga TNI (a/n ABRI).
>
> Belum lagi perkembangan politik sekarang ini yg. belum tentu arahnya.  PKB
> belum pasti berkoalisi dg. PDI-P, karena besarnya pengaruh dari
> tokoh-tokoh ulama di belakang Gus-Dur. Sementara itu belum diketahui pula
> partai mana yg. akan berkoalisi dg. partai Golkar.
>
> Meskipun "rakyat" yg. memilih partai tertentu, belum tentu capres dari
> partai tsb. naik. Deadlock bisa saja terjadi bila tidak ada yg. sepakat
> dalam pemilihan presiden nanti.
>
>
>       ----------
>       From:   Irwan Ariston Napitupulu[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
>       Sent:   Wednesday, June 16, 1999 12:01 PM
>       Subject:        [detikcom] Kita akan Berjuang Mega Presiden
>
>       Ketua PDI Perjuangan Dimyati Hartono:
>       Kita akan Berjuang Mega Presiden
>       Reporter Nurul Hidayati
>
>       ---
>       berita selengkapnya dapat dibaca di:
>       http://www.detik.com/berita/199906/19990616-1140.html
>
>
>       Irwan:
>       Sudahlah, yg mau coba2 menjegal Mega
>       dengan berbagai cara mbok ya pada sadar.
>       Rakyat sudah bersuara. Jangan lawan rakyat deh,
>       hasilnya toh kita udah tahu hanya bikin susah aja
>       selama ini.
>       Rakyat tuh ngga pernah salah, itu prinsip dasar
>       dalam bernegara. Kedaulatan tertinggi ada ditangan
>       rakyat.
>
>
>       jabat erat,
>       Irwan Ariston Napitupulu
>
>
>

Kirim email ke