Membaca berita kemarin tentang pertemuan sejumlah tokoh NU, reaksi saya:
Kemana KH Ilyas Ruchyat, Rois Aam Syuriah PBNU?
Kemana KH Ali Yafie, ketua MUI dan mantan pembesar PBNU?
Baru hari ini saya sedikit mendapat sedikit 'insight', setelah membaca
berita Republika.

... ''Saya sama sekali tidak mendapatkan undangannya. Pertemuan
ini kan diprakarsai oleh Kiai Mustofa Bisri, sehingga apa yang
akan dibicarakan lebih lanjut saya tidak mengetahui,'' jelas Kiai
Ilyas kepada Republika kemarin.

Namun, pertanyaan tentang kenapa-nya belum terjawab.  Saya jadi
bertanya-2, apa pernyataan berikut merupakan jawabannya.

... Pertemuan Rembang yang memperbolehkan wanita menjadi presiden,
menurut Ketua Umum Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur,
KH Hasyim Muzadi, bukanlah mewakili suara NU. Keputusan itu, katanya,
hanyalah sebagai aspirasi sebagian ulama Partai Kebangkitan Bangsa
(PKB).

Tentang KH Ali Yafie, kesimpulan saya:
KH Ilyas Ruchyat saja tidak diundang, apalagi beliau.

Bingung saya jadinya, mereka mengecam MUI karena "bermain politik',
tapi mereka sendiri koq ikut "bermain".  Ada yang bisa menjelaskan?

widjojo

Kirim email ke