> Mas Hadi saya coba untuk mencerahkan anda.
> bila tidak puas silahkan komplen.
---
thanks untuk pencerahannya.....
> Pertama saya tidak pernah memangak kata "menentang".
> saya memakai kata memilih.
> gampangnya gini. amien rais dipilih 7 %, sisanya yah tidak memilih amien
rais lah..
> sama dengan contoh2 lainnya.
--------
ok....
> nah sekarang megawati. yang milih dia jadi presiden hanya 35 % ..
> sisanya.. 65 % yah tidak milih megawati lah..
> gimana..
> gampang kok..
> anda saya liat coba mempermainkan kata2 dengan memakai kata menentang
(konotasi negatif).
------
Saya perlu menegaskan bahwa saya tidak terbersit sedikit pun keinginan untuk
mempermainkan kata, karena saya juga bukan politisi, siapa yang menang, Gus
Dur atau Mega sama baiknya bagi Bangsa Indonesia, tapi saya pusing sekali
melihat begitu didengunkannya tidak BERHAKnya Mega untuk memimpin Indonesia
karena 65% tidak memilihnya, jadi saya berusaha untuk bisa mengerti jalur
logika ini.
Terus terang, saya sampai saat ini masih belum mengerti jalur logika
"MEGAWATI TIDAK BERHAK menjadi PEMIMPIN karena tidak dipilih oleh 65%"....
Anyway, Presiden Ke 4 RI, sudah terpilih, yang bukan seseorang yang
bergelimangan dengan KASUS-KASUS KKN, dan juga dikenal sebagai seorang
Humanis, so saya gembira dan MENGUCAPKAN SELAMAT ATAS TERPILIHNYA GUS DUR
sebagai Presiden RI.
thanks
regards
HADI