Nah, itulah kalau kita suka lupa bahwa penegakan hukum sangat kita butuhkan.
Kita sering lupa bagaimana kita harus menegakkan ketertiban dengan
melaksanakan tugas-tugas yang sering membuat rakyat kecil menderita. Tahukah
anda bahwa pendirian kios-kios non-permanen dimulai dari ketidaktegasan
aparat? Seharusnya jalur hijau tersebut tidak boleh tersentuh oleh siapapun,
baik pedagang kaki lima, atau pedagang kaya yg menjadikan jalur hijau
sebagai pom bensin (jadi ingat ibu kita Mbak Mega nih). Ketidaktegasan
aparat ini semakin lama seolah menjadi ijin tak tertulis bagi pedagang kaki
lima yang menyerobot jantung-jantung kota yang sudah minim.
Point saya, jangan menuduh petugas tibum sebagai aparat yang tak bermata
hati. Mereka inilah sebetulnya korban backing-backing dari para pedagang
kaki lima. Jangan salah dulu.... Backing ini tidak sepenuhnya backing
beneran. Mereka ini adalah para preman-preman yang mengompas para pedagang
kaki lima untuk keamanan. In return, mereka akan menakut-nakuti para petugas
tibum yang hanya rakyat kecil para pegawai yg memang ditugaskan untuk
memelihara ketertiban umum. Apakah anda tidak pernah dengar petugas tibum
yang ditikam pedagang kaki lima yang gelap mata? Apakah belum pernah baca
petugas tibum digertak seperti anak kecil oleh para preman? Kalau
mereka-mereka ini tidak anda backup kehadirannya, bagaimana anda mau
bermimpi mempunyai kota yang tertib macam di Singapura?
Makanya kalau kasihan ya memang kasihan, tetapi lihat dulu dong root-nya.
Jangan asal main tuduh binatang buas segala macam. Iya nggak?
Untuk kasus taman puring. Timing yang diambil merupakan langkah strategis
dari para petugas tibum. Mumpung para preman yang suka mengancam mereka
dalam melaksanakan tugas pada mudik, yah inilah langkah satu-satunya yang
membuat mereka tidak terancam jiwanya. Tahukah anda bahwa para petugas tibum
sering ditakut-takuti keamanan diri mereka dan keluarganya? Siapa mereka?
Ada oknum polisi dan tentara, ada preman (anak buah Yorrys kali), ada juga
yg setingkat jendral lho....:)
Jeffrey Anjasmara
--------------------------------------
>From: Faransyah Jaya <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: Re: Saat Pedagang Lelap, Taman Puring Diobrak-abrik
>Date: Mon, 10 Jan 2000 12:40:54 -0800
>
>hmm..
>kayaknya di negara indonesia dengan pemerintahan sistem binatang buas
>afrika.
>
>faran
>
> >Date: Mon, 10 Jan 2000 13:53:55 +0700
> >Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
> >From: bRidWaN <[EMAIL PROTECTED]>
> >Subject: Saat Pedagang Lelap, Taman Puring Diobrak-abrik
> >To: [EMAIL PROTECTED]
> >
> >Ini terjadinya di Indonesia, atau di Afrika ?
> >
> >..
> >
> >Saat Pedagang Lelap
> >Taman Puring Diobrak-abrik
> >
> >detikcom - Jakarta, Malang nian nasib para pedagang barang-barang bekas
> >di Taman Puring, Jakarta Selatan. Saat Lebaran hari pertama belum lagi
> >usai, kios-kios dagangan yang mereka tinggalkan luluh lantak dibongkar
> >petugas Dinas Ketertiban Pemda Jakarta Selatan.
> >
> >Akibatnya, selain kios yang sudah tak berbentuk lagi, barang-barang
> >dagangan yang selama ini jadi gantungan hidup mereka hilang tak
> >tentu rimbanya.
> >
> >Malangnya lagi, pembongkaran dilakukan secara diam-diam. Artinya,
> >pedagang-pedagang yang selama ini menggelar dagangan di sana tak pernah
> >diberitahukan sebelumnya tentang 'aksi' petugas Pemda Jaksel tersebut.
> >Sehingga kagetlah mereka begitu mengetahui kios-koisnya sudah rata
> >dengan tanah.
> >
> >Pembongkaran itu sendiri dilakukan Sabtu (8/1/2000) malam, sehingga
> >praktis para pedagang baru mengetahuinya Minggu (9/1/2000) pagi.
> >"Kita sama sekali tak diberitahukan bahwa kawasan ini akan digusur.
> >Barang-barang kami semua hilang. Padahal kalau diberitahu sebelumnya
> >kami masih bisa menyelamatkan barang yang kami miliki," tutur seorang
> >pedagang seperti dikutip stasiun televisi SCTV.
> >
> >Pemda sendiri menginginkan lahan yang selama bertahun-tahun digunakan
> >para pedagang bekas itu dikembalikan ke fungsinya semula, yakni sebagai
> >kawasan penghijauan (taman kota) dan saluran jalan.
>
>
>
>
>------------------------------------------------------------
>Happy New Millenium from the staff at DCEmail.com
>http://www.dcemail.com - FREE Email for the Community
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com