In a message dated 1/13/00 2:38:05 AM Eastern Standard Time,
[EMAIL PROTECTED] writes:

> Nah, satu lagi kesimpulan yang sembrono. Sama kayak si Michael yg mengira
>  saya pendukung setia Habibie.

Irwan:
Iya, tampaknya Michael ngga ngikutin gimana 'gemes'nya
Jeffrey ke Habibie waktu Timor akhirnya lepas dari Indonesia.
Jeffrey menyalahkan Habibie yg memberikan opsi merdeka
tanpa mempertimbangkan apa yg telah dikorbankan oleh
TNI selama mempertahankan Timtim.

Terus terang saya waktu itu sempat tanda tanya juga dengan
anda karena pada kesalahan lain Habibie yg juga besar,
anda tidak terlalu ngotot menyerang Habibie.
Berdasarkan fakta ini, saya akhirnya berani mengambil kesimpulan
saat itu bahwa anda memiliki keterlibatan emosi pada peristiwa Timtim
sejak tahun 1975 dulu dengan kemungkinan anda adalah bagian
dari keluarga TNI yg bertempur disana, misalnya tim Seroja.
Kalau memang dugaan saya anda adalah salah satu bagian
dari anggota keluarga tim Seroja, rasa salut saya atas perjuangan
yg telah diberikan oleh keluarga anda selama menjalankan tugas
negara. Saya bisa merasakan 'kekesalan' anda atas lepasnya
Timtim dari Indonesia. Suka atau tidak suka, keluarga tim Seroja
harus menerima fakta yg pahit ini. Saya pun sebagai anak yg
kebetulan orang tua saya termasuk dalam tim pembebasan
Irian (Papua) Barat harus juga berbesar hati bila kelak suatu saat
Irian/Papua Barat lepas dari Indonesia kalau memang hal tersebut
adalah keinginan rakyat papua sendiri.


>  Bahwa TNI banyak berbuat salah sih jelas. Kalau anda rajin baca posting
saya
>  pasti juga bakalan sering membaca hujatan saya ke TNI. Dan jelas jauh lebih
>  banyak daripada anda.

Irwan:
Sayang sekali saya tidak mengikuti 'hujatan2' anda tersebut.
Mudah2an yg anda maksud bukan hujatan2 seperti kepada
Benny Murdani cs, Theo Syafei cs, dan yg seperti itulah....:)
Oh ya, ngomong2 boleh ngga saya mengetahui pandangan
pribadi anda atas nama2 jenderal berikut ini (bisa dijawab
lewat japri atau jarum):
1.Wiranto
2.Agus Wirahadikusuma.
3.Feisal Tandjung.
4.Agum Gumelar
5.Hartono


>  Cuman yang ada sekarang ini adalah usaha untuk mengalihkan kesalahan-
>  kesalahan dewan gereja kepada TNI. Ini adalah usaha yang ketinggalan jaman
>  dan hanya laku dijual untuk kalangan di dalam dewan gereja sendiri. Orang
yg
>  baca juga nggak bodoh lah. Coba saja yg teriak begitu pasti kan anggota
>  dewan gereja.

Irwan:
Hahahahaha.....anda mau fakta? Abis posting ini akan
saya forwardkan fakta lapangan yg mengarah ke keterlibatan
"TNI" dalam peristiwa gereja Silo dll yg terjadi desember kemarin.
Subyek yg saya pakai nantinya adalah:

"Surat TIM PENGACARA GEREJA kepada Presiden
(Tentang Pembakaran Gereja Silo)"

Saya khan udah bilang dari kemarin2, suatu saat kebenaran
itu akan muncul juga kepermukaan.
Dari awal gue udah curiga kasus Ambon desember kemarin
itu memang ada yg bermain dibelakangnya.

>  Tingkah para pentolan dewan gereja untuk menimpakan kesalahan ke TNI sangat
>  kentara. Contohnya adalah pernyataan pihak gereja bahwa terdapat 'dark
>  shadow' yang bertanggung jawab atas kejadian di Maluku. Ini sih usaha cuci
>  tangan, sementara di belakang sibuk mengipas-ngipas untuk melakukan
>  pembunuhan dan penyerangan ke kampung-kampung muslimin. Kalau memang niat,
>  mestinya mereka secara aktif berusaha menggandeng MUI kek. Nyatanya kan
>  tidak. Paling menuntut Gus Dur untuk menyelesaikan masalah. Yah....
>  bagaimana Gus Dur mampu menyelesaikan masalah kalau mereka yang di wilayah
>  itu sibuk menyusun kekuatan? Kan sama saja boong dong? Ini sih mirip
langkah
>  USSR jaman perang dingin. Paling getol pengurangan senjata nuklir, dan
>  paling sering teriak ke badan dunia. Giliran ada perundingan dengan AS, eh
>  penumpukan kepala nuklirnya malah lebih besar dari AS. Sama persis deh
>  dengan langkah dewan gereja itu. Selundupin terus senjata api di dalam peti
>  mati kiriman dari luar Maluku ya...! Kumpulin terus.....:)

Irwan:
Jeff...Jeff.....baca gih surat tuntutan pengacara gereja itu
atas kasus ambon yg terjadi desember kemarin....:)
Mau buang bau lagi ke orang2 Kristen? Mau lempar kesalahan
lagi ke orang2 Kristen?
Saya sampai saat ini tetap konsisten ngga mau lempar kesalahan
ke satu pihak saja, orang Islam misalnya, apalagi sampai2 menyalahkan
ajaran agamanya seperti salah seorang netter disini yg ntah angin
apa sampai menyalahkan ajaran agama Kristen akibat peristiwa Ambon.
Hal ini  karena otak saya masih cukup waras untuk melihat dan
mengenali masalah yg terjadi di Ambon.
Buka mata buka telinga, kumpulkan informasi yg berimbang
agar bisa tahu dan mengenali masalah yg kira2 terjadi di sana.


>  Tentu orang-orang macam anda akan berpendapat lain. Yah, silakan deh mau
>  mengalihkan perhatian dan kebencian masyarakat ke militer. Percuma deh.
>  Jaman sekarang sudah pada pinter-pinter, nggak mempan kalau dikadalin oleh
>  orang-orang Titaley dan anggota dewan gereja di tubuh Komnas HAM.

Irwan:
Yup, kalau anda cukup pintar coba tolong nanti dikomentari ya
surat tuntutan yg dibuat pengacara gereja atas anggota TNI,
KOL. INF. IRWAN KUSNADI dalam kedudukan selaku Komandan
Sektor Pengamanan Kerusuhan Ambon.
Nanti kalau bisa jawabannya atau komentarnya jangan ngalor ngidur
buang2 bau lagi ya....:)


jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

Kirim email ke