mo tanya.
misal Amien Rais di impeach, kemungkinan penggantinya siapa ?
apakah kemungkinannya besar penggantinya itu bisa memperbaiki keadaan negara kita ?
faran
>Date: Wed, 21 Jun 2000 14:28:56 EDT
>Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
>From: Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]>
>Subject: Re: Maluku:200 Kristen dibakar di Gereja ?
>To: [EMAIL PROTECTED]
>
>In a message dated 6/20/00 6:11:53 PM Eastern Daylight Time,
>[EMAIL PROTECTED] writes:
>
>> Wah...., rasa-rasanya tulisan anda sekarang lebih 'merdu' dari
>> sebelumnya (tuh khan, jangan kuatir nggak ada yang appreciate terhadap
>> tulisan anda yang bagus....).
>
>Rekan Budi, saya nulis bukan untuk dipuji tulisan bagus
>atau tidak, merdu atau tidak....:)
>Pujian atau hal2 seperti itu bagi saya akan datang dengan
>sendirinya kelak setelah orang melihat dan merasakan
>kebenaran dari tulisan kita dan juga dirasakan manfaatnya
>oleh pihak yg berangkutan. Walau demikian, bagi saya
>pro dan kontra terhadap suatu tulisan adalah hal yg wajar2
>saja. Sekedar informasinya saja, beberapa waktu yg lalu
>saya mendapatkan tawaran untuk menjadi pembicara dalam
>suatu seminar di Jakarta/tanah air untuk bulan Juli/Agustus
>dimana biaya akomodasi (tiket pulang pergi dan selama
>di Jakarta) akan ditanggung oleh panitia dan masih dapat
>bayaran lagi sebagai pembicara.
>Walau demikian, saya menolak tawaran tersebut secara halus
>dengan mengatakan bahwa saya tak lama lagi akan balik
>ke tanah air. Jadi, lebih baik nanti saja pas saya kembali
>ke tanah air. Pikir punya pikir, enak juga ya jadi pembicara
>di suatu seminar. Dari kesediaan panitia tersebut mengeluarkan
>biaya atas saya saja tampaknya saya perkirakan untuk satu
>kali jadi pembicara bisa dapat bayaran minimal 10 juta.....:)
>
>Kembali dalam soal menulis. Saya lebih cenderung menerapkan
>konsistensi dalam bersikap ketika menulis. Karena saya dari
>awalnya sudah memposisikan diri untuk membela kepentingan
>rakyat kebanyakan, karenanya tulisan2 atau opini2 saya
>kalau anda simak dengan baik intinya akan sering mengarah
>ke hal tersebut.
>
>> Kalau begitu, kita kembali ke topik diskusi ini.
>> Saya jadi pingin tahu, dimana sebenarnya korelasi antara 'ulah' AR
>> dengan dibakarnya 200 orang Kristen di Maluku bbrp hari terakhir ini?
>
>Masih ingat peristiwa awal Januari kemarin di silang monas?
>AR kasih pidato apa?
>Inilah salah satu dampak bila seorang ketua MPR tidak lagi
>mementingkan kepentingan bangsa, grasak-grusuk seperti
>orang cacingan, mabok demokrasi lupa kepentingan bangsa,
>atau istilah Wimar Witoelar seperti orang yg dikasih motor
>eh dipake kebut2an....:)
>
>
>> Saling menyapa dan membantu tanpa perlu tahu atau
>> peduli siapa agamanya apa. Hal yang sama juga saya rasakan ketika
>> beberapa kali mengunjungi Ambon (terakhir akhir tahun 1996). Ada
>> pendapat nggak, kenapa antar mereka sendiri menjadi sedemikian
>> membencinya, sampai-sampai berani membunuh dan rela mengorbankan jiwa?
>
>Karena ada yg manas2in (provokasi), karena memang ada misi
>tertentu (rebutan kekuasaan atau ladang di Maluku), karena dendam
>yg tak bisa diredamkan, karena adanya kesulitan ekonomi yg
>sepertinya tiada akhir, dan masih banyak lagi segudang alasan
>yg bisa dituliskan.
>
>Solusinya?
>Impeach Amien Rais dan segera tuntaskan kasus Soeharto
>agar bisa segera jelas hasilnya. Setelah itu, rakyat baru bisa
>melihat pemerintahan berkonsentrasi pada pemulihan ekonomi
>untuk kesejahteraan rakyat. Sejalan dengan itu nantinya,
>perlahan2, luka yg ada dihati rakyat Maluku bisa secara bertahap
>diobati.
>
>Rekan Budi, anda lihat sendiri bagaimana posting awal saya
>tidak mengaitkan sama sekali ke masalah SARA, tapi seorang
>netter mencoba menarik masalah ini ke masalah SARA
>dengan lagi2 menuduh saya membela orang Kristen.
>Padahal anda bisa baca sendiri posting saya atas topik
>ini tidak ada secuilpun yg menyalahkan agama lain atau
>mendukung satu agama. Tapi lagi2 orang tersebut membelokkan
>apa yg saya tulis dengan menariknya ke masalah SARA.
>Entah apa maksud orang tersebut dengan mencoba memancing
>sentimen agama di milis ini.
>Tapi lucunya dari orang ini adalah, dia telah berkali2 pamit
>dari dari milis ini, tapi ujung2nya tetap saja menulis kembali....:)
>
>
>jabat erat,
>Irwan Ariston Napitupulu
------------------------------------------------------------
Happy Summer from the staff at DCEmail.com
- FREE Email for the Community